Teknologi AI Merusak Sektor Produksi Musik

- Penulis

Kamis, 15 Agustus 2024 - 08:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penggunaan Artificial Intelegence (AI) dinilai dapat merusak sektor produksi musik. Hal tersebut disampaikan oleh Febrian Nindyo, penyanyi dan pencipta lagu di Aula M. Jusuf Ronodipuro RRI, Jakarta pada Selasa (13 Agustus 2024).

“Sektor Produksi Musik akan tergantikan oleh AI. Karena saat ini mereka akan tergantikan oleh AI yang kini sangat mudah dalam menciptakan musik,” kata Febrian dalam diskusi terbuka Artificial Intelegence (AI) Penganugerahan Karya AI – Sudah Waktunyakah?

Baca Juga :  Ruang Wadah Besar Musik Keras, Hammersonic 2024 Bikin Penonton Berkesan

Febrian mengatakan, selain dari sektor industri, pencipta lagu juga akan terkena dampak.

Hal ini dikarenakan kemampuan AI yang telah memasuki kemampuan bahasa.

Lebih lanjut, Febrian menjelaskan, ancaman teknologi AI yang menyerang industri musik masih belum diketahui dampak kedepannya.

Karena ancaman tersebut hanya dirasakan oleh pekerja musik di Ibu Kota.

“Sejujurnya di daerah saat ini belum ada yang membahas tentang teknologi AI. Mereka masih tertinggal, sedangkan di kota besar sudah ada, justru ini masih menjadi ketimpangan,” ucapnya.

Baca Juga :  Fiersa Besari hingga Tipe X Siap Guncang Pekan Kedua Jakarta Fair 2024

Febrian berharap, agar pengunaan AI tidak menjadi penghalang dalam industri musik, maka perlu adanya perlindungan untuk karya yang diciptakan. Kemudian, pembaharuan UU Hak Cipta membantu dalam melindungi karya orisinalitas.

Tidak hanya pembaharuan UU Hak Cipta yang turut berperan penting dalam melindungi karya orisinil. Namun, juga dalam menangani tantangan dengan cara kebersamaan.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DFSK Perkenalkan Emblem Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026, Gelora E Jadi Andalan
PEVS 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 45+ Peserta dan Cashback Rp200 Juta
Endgame Town Hall 2026 Hadirkan 2.000 Peserta, Bahas Masa Depan Peradaban dalam “Cosmos of Knowledge”
Enesis Group Jadikan Siswa Jadi Penggerak Budaya Tangan Bersih melalui CSR School Antis
Selama Lima Hari, IIMS Garage Balikpapan 2026 Lampiaskan Target yang Positif
Deretan Brand Otomotif Ternama Tebar Promo Menarik di IIMS Garage Balikpapan
PEVS 2026 Hadir 29 Oktober, Tampilkan 38+ Brand dan Inovasi Mobilitas Listrik
JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank Umumkan 14 Produser untuk Producers Exchange

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DFSK Perkenalkan Emblem Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026, Gelora E Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20 WIB

PEVS 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 45+ Peserta dan Cashback Rp200 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Endgame Town Hall 2026 Hadirkan 2.000 Peserta, Bahas Masa Depan Peradaban dalam “Cosmos of Knowledge”

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Enesis Group Jadikan Siswa Jadi Penggerak Budaya Tangan Bersih melalui CSR School Antis

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Selama Lima Hari, IIMS Garage Balikpapan 2026 Lampiaskan Target yang Positif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!