Kemenparekraf Apresiasi Film ‘Harta, Tahta, Boru Ni Raja’ Angkat Budaya Batak dan Keindahan Danau Toba

- Penulis

Selasa, 2 Juli 2024 - 00:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengapresiasi film “Harta, Tahta, Boru Ni Raja”, yang mengangkat budaya Batak dan memperlihatkan pesona keindahan Danau Toba.

Bahwa film “Harta, Tahta, Boru Ni Raja” merupakan hasil produksi PIM Pictures yang berkolaborasi dengan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).

Jadi ini film komersial yang berlatar belakang, setting tempat-tempat indah, tempat-tempat yang bagus di Danau Toba yang sudah siap dipromosikan besar-besaran, seperti Kaldera, Museum Mayjend D.I Panjaitan, ada desa wisata sebagai program kita bersama, dan ada juga lokasi di kapal pinisi baru di Danau Toba.

Baca Juga :  Tunjukkan Perspektif Anak Tengah lewat Lagu, Solois Belen Rilis "Middle Child"

Harta, Tahta, Boru Ni Raja” bisa dipromosikan Danau Toba sebagai destinasi yang menawarkan berbagai atraksi wisata ke pasar nusantara dan mancanegara.

CEO PIM Pictures, Agustinus Sitorus, menyampaikan bahwa “Harta, Tahta, Boru Ni Raja” bercerita tentang Jerry Tan (Panjaitan) yang judul skripsinya selalu ditolak dosen. Akibatnya ia pun lulud paling akhir dibandingkan tiga sahabatnya Elin, Aliya, dan Hendro yang sudah lulus kuliah lebih dulu.

Lewat usul teman- temannya, judul skripsi Jerry pada akhirnya diterima dengan membahas tentang sejarah tokoh nasional D.I Panjaitan. Pemilihan judul ini kemudian mengharuskan Jerry pergi ke halamannya di Balige untuk pertama kalinya ditemani 3 sahabatnya, demi riset skripsi.

Baca Juga :  Nabila Ellisa Hadirkan Mini Album “G.E.R.D”, Sajikan Lagu Penuh Luka dan Kejujuran Lewat “Bukan Aku”

Film bergenre komedi-romantis ini juga banyak mengisahkan tentang kearifan lokal dan realita kehidupan yang menggambarkan kehidupan masyarakat sekitar kawasan Danau Toba.

Dan setelah pulang kampung dia bisa menyelesaikan skripsinya bahkan menyelesaikan konflik hatinya itu. Pokoknya saksikan saja pada 11 Juli 2024 di bioskop

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Siapkan Paviliun Industri Strategis di TEI 2026, Pamerkan Teknologi dan Produk Unggulan Indonesia
DAPURLETTER, Perjalanan Media Musik Independen Indonesia yang Tumbuh Sejak 2003
Kispray Raih Top Halal Award 2026, Perkuat Kepercayaan Konsumen terhadap Produk Halal
25/7 Prelude Hadirkan Sore dalam Diskusi Buku dan Musik, The Adams serta Littlefingers Siap Meramaikan Desember 2026
DFSK E5 Plus Makin Dekat dengan Konsumen, Hadir di 50 Mall Jabodetabek
SUBARUVERSE 2026 Hadir di Indonesia, Bawa Empat Dunia Subaru dan Perkenalkan WRX STI Cherry Red Sport Edition
JFC 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Perkuat Ekosistem Industri Kreatif dan Peluang IP Lokal
IIMS Garage Balikpapan 2026 Digelar 21–25 Oktober, Hadirkan 15 Brand Otomotif dan Cashback Rp150 Juta

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Kemendag Siapkan Paviliun Industri Strategis di TEI 2026, Pamerkan Teknologi dan Produk Unggulan Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:46 WIB

DAPURLETTER, Perjalanan Media Musik Independen Indonesia yang Tumbuh Sejak 2003

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Kispray Raih Top Halal Award 2026, Perkuat Kepercayaan Konsumen terhadap Produk Halal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:18 WIB

25/7 Prelude Hadirkan Sore dalam Diskusi Buku dan Musik, The Adams serta Littlefingers Siap Meramaikan Desember 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:27 WIB

DFSK E5 Plus Makin Dekat dengan Konsumen, Hadir di 50 Mall Jabodetabek

Berita Terbaru

error: Content is protected !!