Unless Membahas Pelecehan Seksual pada Laki-Laki dalam Single “Lautan yang Menenggelamkan”

Unless, kugiran post-hardcore asal Semarang, merilis single “Lautan yang Menenggelamkan” pada 21 Februari 2025. Dalam single ini, Unless menapaki teritori musikal baru dalam perjalanan bermusiknya. Dalam single berbahasa Indonesia pertama ini, Unless mengekspresikan pelecehan seksual yang dialami laki-laki. Tema ini didasarkan pada pengalaman personal dari Faisal Haqiqi, bassist dan penulis lirik. “Sebagai penulis lirik, aku menulis apa yang aku alami. Salah satu yang aku alami itu ya itu, pelecehan seksual,” tutur Faisal yang menulis lagu ini pada awal 2024. Salah satu memori yang Faisal bagi adalah saat guru SMP-nya melontarkan…

Baca selengkapnya

Emo Gado-Gado, Unless Rilis OST Film “Ceremony of Death”

Ada satu semangat yang membuat Unless terus eksis: membuat musik yang tidak bisa dikategorikan dalam satu genre. Semangat itu yang melatari enam pemuda asal semarang merilis single “Faith” (2021), mini-album Blessed by Silence, Kissed by Fear (2023), dan “Ceremony of Death”, single terbaru yang dirilis 23 Februari 2024. Pada mini-album Blessed by Silence, Kissed by Fear, Unless mengoplos emo-ponilempar 2000-an dengan sentuhan musik-musik Visual Kei macam The Gazette dan Dir en Grey. Pada “Ceremony of Death”, eksperimen semakin liar. Single ini adalah original sound track dari film Narn O Mistrundha…

Baca selengkapnya