Berani Mati Takut Hidup, Manifesto Kesadaran dari Tuantigabelas

Tuantigabelas kembali merilis karya terbaru berjudul “Berani Mati Takut Hidup” bersama Achy a.k.a. 4PRI Beat. Lagu ini menjadi refleksi mendalam tentang jihad batin, pertarungan antara akal dan diri yang diterjemahkan lewat rima tajam di atas komposisi beat yang presisi dan penuh karakter. “Berani Mati Takut Hidup” lahir dari perenungan tentang makna keberanian. Bukan dimaknai sebagai dorongan menuju akhir hidup, melainkan keberanian untuk menjalani hidup dengan lebih baik bagi diri sendiri maupun orang-orang tercinta. Dalam sudut pandang yang diangkat Tuantigabelas, “berani mati” adalah kesadaran untuk melepaskan kendali atas hidup tanpa kehilangan…

Baca selengkapnya

Tuantigabelas “Berani Mati Takut Hidup”, Refleksi Jihad Batin Menuju Kesadaran

Tuantigabelas kembali merilis single terbaru bertajuk “Berani Mati Takut Hidup (BMTH)” bersama Achy a.k.a. 4PRI Beat. Lagu ini menghadirkan refleksi mendalam tentang jihad batin—pertarungan antara akal dan diri—yang dibalut rima tajam di atas beat presisi dan berkarakter. Secara makna, “berani mati” tidak dimaknai sebagai dorongan menuju akhir hidup, melainkan keberanian untuk menjalani hidup dengan lebih baik, bagi diri sendiri maupun orang-orang terdekat. Lagu ini menegaskan bahwa hidup bukan untuk mencari mati, tetapi juga tidak menolaknya—melainkan memahami keseimbangan antara kendali diri dan penerimaan atas kehidupan. Masih dalam benang merah rilisan sebelumnya…

Baca selengkapnya

Suarakan Darurat Lingkungan, Sederet Musisi Indonesia pada 23–28 Juni 2025 di Ubud, Bali Bergabung dalam IKLIM

Gerakan IKLIM sendiri telah berjalan sejak 2023 dan hingga kini telah melibatkan 43 musisi.   Di tengah tantangan lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia, 15 musisi dari berbagai daerah dan genre termasuk Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan sejumlah nama lainnya, berkumpul di Ubud, Bali, untuk mengikuti rangkaian lokakarya. Melalui IKLIM (The Indonesian Climate Communications, Arts & Music Lab), para musisi ini mendalami berbagai isu tentang krisis iklim serta kaitannya dengan musik, kreativitas, dan refleksi pribadi. Dalam serangkaian lokakarya yang digelar selama lima hari ini, para musisi membahas…

Baca selengkapnya

Tuantigabelas Rilis Single “WeW” (Rap / Hip hop)

“aku bahkan iri dengan diri ku tiap bercermin” WeW adalah eskalasi attitude level berikutnya dari lagu move, statement bahwa ragu dan gagal nggak pernah berhasil membunuh kuat nya mimpi. Lagu ini di produseri oleh produser muda asal Ternate bernama Awolf, berhasil memberikan warna baru untuk Tuantigabelas sound bounce dari Ternate, menjadi kanvas untuk merapal mantra yang memberikan energi kepada siapapun yang akan mendengar. Lagu ini pun hadir dengan narasi lengkap berupa documenter series yang dirilis melalui kanal youtube Tuantigabelas, mengajak siapapun untuk masuk kedalam isi kepala duo ini dan melihat…

Baca selengkapnya

Kini Tuantigabelas Rilis Single “Makan” (Rap / Hip hop)

Makan adalah episode ke dua dari rangkaian webseries yang sedang Tuantigabelas kerjakan di kanal youtube nya, Dimana Tuantigabelas bepergian ke beberapa kota di Indonesia untuk bertemu produser local dan membuat karya Bersama. Kali ini Tuantigabelas bekerjasama dengan produser dari Pontianak bernama Pablo. Makan adalah soundtrack untuk siapapun yang terus bergerak, bukan hanya untuk dirinya, tapi keluarga, dan orang-orang di sekitar. Percaya bahwa rezeki harus dibagi, tidak boleh ada siapapun yang lapar, semua harus ikut makan. Balutan nuansa newschool Rap dari Pablo menjadi medium Tuantigabelas untuk menari-nari dan bercerita di atas…

Baca selengkapnya

Stereo Wall Kolaborasi Bareng Tuantigabelas di “Blood and Light” Bersama Stereoheads

Setelah merilis album berjudul Prologue beberapa waktu lalu, Stereo Wall kembali merilis Music Video hasil kolaborasi dengan salah satu rapper ternama yaitu Tuantigabelas. Dengan versi terbaru ini diharapkan dapat membawa angin segar dalam industri musik alternative rock di Indonesia. Band yang beranggotakan Cynantia Pratita (vocal), Rama Mayristha (guitar), Ussay (guitar), Ramadhan Satria (bass) dan Rei (keyboard) dalam tiap musiknya mengusung distorsi, progresi nada serta intonasi vokal yang menunjukan identitas wanita dalam setiap lagunya.Menurut para personil, Blood and Light memiliki arti yang dalam. “Jadi kalau pake bahasa anak sekarang, Blood itu…

Baca selengkapnya