Lutfi Armia, gitaris band metal Jakarta Purgatory, kini mengeksplorasi dunia musik solo Indonesia melalui proyek baru, Armia and The Shadows (A.N.T.S.). Proyek ini menandai transformasi Lutfi dari gitaris metal menjadi vokalis dan komposer post-rock, menghadirkan narasi personal dan emosional yang berbeda dari musik sebelumnya. Single Perdana: “Ruang Semu [My Drowning Soul]” Single pertama proyek solo Lutfi Armia, “Ruang Semu [My Drowning Soul]”, menunjukkan sisi vokal dan kreativitas musik post-rock Indonesia. Lagu ini menjadi langkah besar Lutfi dalam mengekspresikan musik solo yang berbeda dari Purgatory. Kesuksesan awal ini dilanjutkan dengan proyek…
Baca selengkapnyaTag: Purgatory
Lutfi Purgatory bentuk Armia and the Shadows dalam “RUANG SEMU [My Drowning Soul]” di OST. gundik
Selamat datang di dunia gelap dan penuh energi dari ARMIA AND THE SHADOWS. Dan ini adalah bentukan dari Lutfi gitaris Purgatory yang sudah lama ingin menuangkan ide kreatifnya dalam bermusik maka terjadilah ARMIA AND THE SHADOWS. Dalam single utama, “RUANG SEMU [My Drowning Soul]” masuk dalam soundtrack film Gundik yang sudah tayang 22 mei 2025. Dan mereka membawa kalian semua ke dalam perjalanan musikal yang dipenuhi dengan kekuatan musik nu rock modern yang membara. Dengan sentuhan sonik dengan memadukan riff gitar yang menghentak serta ditambah lirik yang mendalam mempunyai makna…
Baca selengkapnyaBand Purgatory isi Soundtrack Film “Gundik” dengan Lagu ‘Oblivious Insanity’
Setelah band Purgatory sukses menjadi original soundtrack film Siksa Neraka (Dee Company – 2023), Kini Anggy Umbara bersama Umbara Brothers Film kembali mengajak Purgatory untuk menjadi salah satu band original soundtrack Film Gundik. Lagu Purgatory yang berjudul “Oblivious Insanity” dari album “7:172” (Progressive Rock Sony – 2003) kini kembali disuguhkan pada Film Gundik. Dimana film Gundik mengisahkan tentang seorang mantan tentara yang mendapatkan pekerjaan untuk merampok di salah satu rumah, namun ternyata jauh dari perkiraan mereka dimana rumah itu adalah rumah Nyai yang merupakan seorang gundik. Dalam rentetan kejadian tak…
Baca selengkapnyaFormasi solid, KODUSA akankah Kembali Pecahkan Industri Musik Keras?
Kodusa, band ini berdiri pada tanggal 19 Juli 1998 oleh Almarhum Ivan ‘Bhatocx’ Wijaya dengan formasi awal Ivan (gitar), TJ (vokal perempuan), Dicky (vokal pria), Zack (bass) dan Beni (drum). Dengan formasi awal tersebut, band ini sudah wara-wiri di berbagai panggung musik underground sampai dengan tahun 1999. Sekitar awal tahun 2000, KODUSA mengalami Reformasi total. Personel intinya hanya tinggal pemain bass KODUSA saja yang bernama Zack. Di tahun 2000 inilah akhirnya dinyatakan sebagai awal terbentuknya formasi baru untuk KODUSA, yang dimotori oleh Ives (vokal pria), Lila (vokal wanita), Zack (bass),…
Baca selengkapnyaPurgatory Keluarkan Lagu “FLATLINED” Versi Akustik Karena Tersiksa dalam Neraka
Lama tidak muncul ke permukaan Skena musik keras, kini Purgatory setelah album terakhir dirilis ulang pada tahun 2010, Sebuah Band Metal yang bernama PURGATORY yang dibentuk tahun 1994 silam, kini telah mengeluarkan single yang merupakan versi akustik dari lagu FLATLINED, yang menjadi Soundtrack Film Drama/Horror berjudul SIKSA NERAKA yang tayang serentak di seluruh Bioskop Indonesia tanggal 14 Desember 2023. Lagu Flatlined yang diambil dari Album Beauty Lies Beneath (2006 & Re-issue 2010), dinilai mempunyai kesamaan Premise dengan Film Siksa Neraka, dan mampu merepresentasikan rasa dari cerita yang disampaikan ke dalam…
Baca selengkapnyaPurgatory racik “Flatlined” Menjadi Akustik untuk OST Film Siksa Neraka
Purgatory merilis single versi akustik dari lagu lamanya, “Flatlined”, untuk kebutuhan OST (Original Soundtrack Film) Siksa Neraka yang akan tayang pada 14 Desember mendatang. “Lagu ‘Flatlined’ yang diambil dari album Beauty Lies Beneath (2006 & Re-issue 2010). Saat mengedit film ini saya merasa lagunya mempunyai kesamaan premise dengan film Siksa Neraka dan mampu merepresentasikan rasa dari cerita yang disampaikan ke dalam balutan lirik dan nada yang dikomposisikan menjadi sebuah lagu,” ucap vokalis, kibordis, DJ Purgatory sekaligus sutradara Siksa Neraka, Anggy Umbara melalui siaran pers. Wajar saja jika Anggy merasa lagu…
Baca selengkapnyaPurgatory Band Metal Sekedar Iseng dan Bermakna
PURGATORY adalah sebuah grup musik Death Metal asal Jakarta, grup musik ini dibentuk pada tahun 1994 oleh Lutfi sang gitaris bersama dengan adik kandungnya yaitu Al yang memainkan drum. Lirik yang dibawakan oleh Purgatory adalah berkisar tentang ajaran agama Islam, perang Uhud, kematian, dan lain-lain. Awal terbentuknya mereka sering membawakan lagu Obituary dan Sepultura. Baru sekitar tahun 2002 mereka memutuskan untuk menggunakan topeng dan penambahan personil seorang DJ. Terbentuk band ini ditahun 1991 mereka hanya sekedar iseng, dengan beranggotakan 4 orang yaitu Hendrie (bass,Vocal), Lutfi (Gitar),Al(Drums), Arief (gitar), dgn warna…
Baca selengkapnyaPurgatory gebrak Perubahan Rilis Album “7:172”
Pada awalnya Purgatory menancapkan benderanya sebagai sebuah band beraliran musik Death Metal dijajaran musik keras lainnya. Perjalanan jatuh-bangun melalui berbagai rintangan yang datang tak ada habisnya membuat band ini semakin optimis di jalannya. Beberapa kali terjadi perubahan pada formasi dalam band ini, yang merupakan penyempurnaan dalam pembentukan musik lebih matang. Purgatory merilis karya perdananya pada tahun 1995 dalam bentuk mini album berjudul Abyss Call, berisi 6 (enam) buah lagu. Pada tahun 1998 sebuah lagu yang berjudul Sakaratul Maut terpilih mewakili Purgatory menjadi salah satu band yang masuk ke dalam album…
Baca selengkapnya