Band Melodic Punk / Pop Punk Buckskin Bugle kembali merilis karya terbaru bertajuk “Monster Televisi” pada 26 Februari 2026. Perilisan single ini hadir dengan pendekatan berbeda melalui peluncuran virtual di POVland dalam platform media, menghadirkan pengalaman interaktif bagi pendengar. “Monster Televisi” merupakan refleksi kritis terhadap fenomena kecanduan layar dan konsumsi konten digital di era modern. Lagu ini menggambarkan bagaimana paparan informasi yang berlebihan, narasi manipulatif, dan konten toksik dapat mempengaruhi pola pikir serta menjauhkan individu dari realitas. “Lagu ini adalah pengingat bahwa kita sering kali terjebak dalam jaringan yang kita…
Baca selengkapnyaTag: Pop punk
New Found Glory Rilis Album ke-11 ‘Listen Up!’: Sound Pop-Punk Klasik, Penuh Ketahanan dan Harapan
Band pop-punk asal Coral Springs, Florida, New Found Glory (NFG) resmi merilis album studio ke-11 bertajuk ‘Listen Up!’ pada 20 Februari 2026 melalui Pure Noise Records. Album ini menghadirkan single terbaru, “A Love Song”, sekaligus menandai fase emosional dan reflektif dalam perjalanan hampir 30 tahun karier mereka. Diproduseri oleh Steve Evetts—yang sebelumnya menggarap album Forever + Ever x Infinity—serta di-mixing oleh kolaborator lama Neal Avron, Listen Up! disebut sebagai kembalinya warna pop-punk klasik NFG dengan energi yang lebih matang dan bermakna. “A Love Song” dan Perjuangan Chad Gilbert Bersamaan dengan…
Baca selengkapnyaBuckskin Bugle Kembali dengan “Came Home Again”: Saat Fans Jadi Produser
Setelah lima tahun vakum, band melodic punk/pop punk asal Bandung, Buckskin Bugle, akhirnya kembali merilis karya baru. Single berjudul “Came Home Again”, yang rilis pada 8 Agustus 2025, menjadi tanda kebangkitan mereka sekaligus pembuka menuju album penuh yang kini tengah digarap. Terakhir kali, Buckskin Bugle melepas single “Bersama Selamanya” pada tahun 2020—dan sejak itu, para penggemar setia mereka hanya bisa menunggu. Kolaborasi Tak Biasa: Fans Jadi Produser Ada hal menarik di balik lahirnya “Came Home Again”. Buckskin Bugle menggandeng Sandi Haerudin, salah satu Buckskin Buddies (sebutan untuk fans setia…
Baca selengkapnyaClosehead Rayakan 20 Tahun “Berdiri Teman” Bersama Aido: Sebuah Pengingat Akan Semangat Kolektif
Yang membuat perayaan ini semakin istimewa adalah kembalinya Aido, sang penulis lagu, untuk duduk di kursi produser. Band pop punk asal Bandung, Closehead, kembali menghidupkan salah satu karya paling ikonis mereka, “Berdiri Teman”, dalam sebuah perayaan ulang tahun ke-20 yang penuh makna. Tak hanya sebagai sekadar remake, proyek ini menjadi penanda penting dalam perjalanan musikal mereka—sebuah penghormatan terhadap masa lalu, serta jembatan menuju masa depan. Dirilis pertama kali pada era awal 2000-an, “Berdiri Teman” dengan cepat menjelma menjadi anthem tak tertulis bagi banyak komunitas musik alternatif di Indonesia. Lagu ini…
Baca selengkapnyaREAL FRIENDS Gelar Tur Asia Tenggara 2025, Dua Kota di Indonesia Masuk Daftar!
Momen langka untuk menyaksikan penampilan emosional dan enerjik dari Real Friends secara langsung Grup pop-punk asal Amerika, Real Friends, resmi mengumumkan jadwal tur mereka di Asia Tenggara bertajuk Southeast Asia 2025, yang akan digelar pada bulan Agustus mendatang. Dalam tur ini, mereka akan tampil bersama band pendukung Summerlane. Tur ini akan menyambangi enam kota besar di Asia Tenggara, termasuk dua kota di Indonesia: * Bali pada 8 Agustus 2025 di Berbagi Ruang & Kopi * Jakarta pada 9 Agustus 2025 di gelaran The Sounds Project Setelah dari…
Baca selengkapnyaBand SCENERY Resmi Merilis EP Terbaru: “At Long Last”
Band Pop Punk SCENERY Setelah hampir satu dekade membangun eksistensi di skena pop punk, SCENERY akhirnya merilis album perdana bertajuk AT LONG LAST di bawah naungan label Smookersaid Records. Album ini menjadi tonggak penting perjalanan band asal Kudus, Jawa Tengah, yang telah terbentuk sejak 2017. SCENERY digawangi oleh Ardian Jedot (vokal), Dani Dansu (gitar rythm), Ryan Ucil (gitar lead), Rizal (bass), dan Beni (drum). Mereka dikenal dengan energi panggung yang meledak dan lirik yang menggugah semangat generasi muda. Dalam album AT LONG LAST, SCENERY menumpahkan segala keresahan, harapan, dan refleksi…
Baca selengkapnyaStand Here Alone & Iksan Skuter kolaborasi Sodorin “Kita Semua Saudara”
Kali ini, Stand Here Alone, band pop punk asal Bandung tersebut berkolaborasi dengan seorang musikus yang selama ini lebih dikenal di ranah folk. Namun, ia sendiri meyakini bahwa karyanya melampaui batasan genre tersebut, Ia adalah Iksan Skuter, sosok yang dalam repertoarnya kerap mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, sosial, hingga romansa. Lagu berjudul “Kita Semua Saudara” lahir dari kegelisahan bersama, hasil diskusi panjang yang kemudian terwujud dalam melodi dan lirik yang penuh makna. Stand Here Alone merasa tidak ada figur lain yang lebih tepat untuk diajak berkolaborasi selain Iksan, yang…
Baca selengkapnyaLAZIM nyalain Amarah dengan Energi yang “SINIS”
LAZIM, band asal Cibubur, Jakarta Timur baru saja merilis “Sinis”, sebuah lagu yang mengeksplorasi amarah dan konflik batin di antara rumah dan jati diri. Sebagai band kelas pekerja, LAZIM bukan hanya ingin menggebrak panggung, tetapi juga mewakilkan rasa juang para rakyat suburban di tengah hiruk-pikuk kehidupan zaman sekarang. Lagu “Sinis” lahir dari sebuah jam session di sebuah studio kecil di Jakarta yang kemudian berkembang dari melodi dasar hingga menjadi komposisi yang matang dan emosional. Dengan lagu tersebut, LAZIM mengangkat tema yang dekat dengan realitas banyak orang—terutama mereka yang baru menginjak…
Baca selengkapnyaKing Of Panda Kembali dengan “REFLECTION” Cari Jati diri
King Of Panda, band pop punk asal Bali, hadir kembali dengan single terbaru mereka, “Reflection”. Lagu ini bercerita tentang perjalanan mencari dan menemukan jati diri di tengah pasang-surut kehidupan, dengan lirik yang emosional dan aransemen penuh energi khas pop punk yang menjadi jiwa dari King Of Panda. Mereka terbentuk sejak 2008, King Of Panda dengan formasi terbaru yang terdiri dari Wahyu Indira (gitar, vokal), Vito (gitar), Kompas (synth, vokal), Wiwin Wijanar (bass), dan Gungde Yudistira (drum). Mereka selalu menghadirkan musik yang penuh semangat dan pesan yang relate dengan banyak orang.…
Baca selengkapnyaHardmilk Kembali Rekam “Jejak Waktu” untuk Bukti Pop-Punk Tak Pernah Mati
Pop-punk belum habis, dan Hardmilk ada di garis depan untuk membuktikannya. Band asal Depok ini akhirnya merilis album penuh pertama mereka, “Jejak Waktu”, sebuah eksplorasi sonik yang menggabungkan energi, emosi, dan semangat perlawanan dalam sembilan lagu yang penuh makna. Dari kritik sosial dalam No More War, perasaan kehilangan yang mengiris di Perih, hingga gelora semangat membara dalam Takhlukan Dunia, Hardmilk menghadirkan warna pop-punk yang tak sekadar menghentak, tetapi juga berbicara langsung ke hati para pendengarnya. Jejak Waktu bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan refleksi perjalanan Hardmilk dalam berkarya. Album ini menangkap…
Baca selengkapnyaYuk Serbu Cepat, Presale konser STATE CHAMPS di Gambir Expo JAKARTA !
Penggemar pop-punk di Indonesia kembali membuktikan adegan itu lebih kuat dari sebelumnya! Tiket State Champs Live di Jakarta sudah mulai dijual penjualannya diluncurkan hari ini. Tiket Early Bird terjual habis dalam waktu singkat, dan dengan Presale yang kini resmi dibuka, sisa tiket diperkirakan akan terjual habis dalam waktu dekat alias cepat habis. Setelah sukses membawakan The All-American Rejects, Motion City Soundtrack, The Ataris, Neck Deep, dan Real Friens konser ke Jakarta, Collective Touring terus melanjutkan rangkaian turnya membawakan pertunjukan pop-punk kelas dunia. Kali ini, mereka menghadirkan Juara Negara—salah satunya live…
Baca selengkapnyaState Champs Siap konser di Jakarta Dijadwalkan 19 April 2025
Kabar gembira bagi para penggemar musik pop-punk di Indonesia! Band asal Amerika Serikat, State Champs, secara resmi mengumumkan akan menggelar konser di Jakarta pada 19 April 2025. Konser ini akan diselenggarakan di Gambir Expo, dan tiketnya dijadwalkan mulai dijual pada 7 Februari 2025 pukul 15.00 WIB. State Champs merupakan band pop-punk yang dibentuk pada 2010 di Albany, New York. Mereka dikenal dengan gaya musik yang menggabungkan melodi yang catchy, permainan gitar yang enerjik, dan vokal harmonis yang kuat. Musik mereka sejajar dengan band-band pop-punk besar lainnya seperti New Found Glory,…
Baca selengkapnyaHello Hey Sunday Luncurkan EP “How’s Life Going Lately?”
Dalam beberapa tahun terakhir, pop punk menjadi salah satu genre yang terus mendapat tempat di hati penikmat musik lokal. Setelah mencuri perhatian melalui beberapa single sebelumnya, Hello Hey Sunday, resmi meluncurkan EP terbaru mereka bertajuk ‘How’s Life Going Lately?’ pada 29 November 2024. EP ini terdiri dari enam lagu yang menggambarkan perjalanan emosional, menghadirkan tema luka, khayalan, dan sindiran yang berbaur dalam eksplorasi pendewasaan dan pencarian jati diri. Lebih dari sekadar karya musik, EP ini berfungsi sebagai refleksi personal yang relevan bagi pendengarnya. Salah satu lagu andalan dalam EP ini,…
Baca selengkapnyaIM KIDDING Pop Punk dari Aceh Lempar Album “AWAL DAN BARU”
Memulai perjalanan musik sebagai satuan pop-punk group sejak tahun 2010 saat masih berada di bangku SMA, I’m Kidding kini memasuki fase baru. Tidak sekedar memberikan sebuah utopia, I’m Kidding secara visibel meluncurkan album penuh ke-dua bertajuk “Awal Dan Baru”. Album “Awal Dan Baru” dapat dikatakan sebagai sebuah bentuk kedewasaan dari apa yang I’m Kidding bangun sebelumnya. Menarasikan akan suatu perjalanan panjang baik itu dalam segi cinta, problematika, hingga harapan, album “Awal Dan Baru” memiliki sisi eksploratif yang lebih kompleks saat didengarkan jika dikomparasi dengan materi I’m Kidding yang sudah-sudah. I’m…
Baca selengkapnyaSouthguns Hadirkan Eksplorasi Baru dalam Genre Pop-Punk Lewat Single Terbaru ‘Breaking The Grey’
Setelah meraih kesuksesan lewat single “Complicated” dan “Solitude,” Southguns, kwartet pop punk asal Depok, kembali dengan single terbaru mereka, “Breaking The Grey,” yang dirilis pada 13 Oktober 2024. Kali ini, mereka mengeksplorasi sisi gelap dan emosional dari genre pop-punk, memberikan nuansa segar yang lebih mendalam dari karya-karya sebelumnya. Southguns, yang dibentuk pada tahun 2016, terdiri dari Mochammad Fandhika (vokal), Aldo Simon (gitar), Mardin Hamka ‘Alen’ (bass), dan Pratiko Jossi (drum). Mereka dikenal karena kemampuan unik dalam memadukan semangat pop-punk yang enerjik dengan eksperimen musikal. “Breaking The Grey” adalah bukti bagaimana…
Baca selengkapnyaShards of Sound kembali Buang single Terbaru dengan “SEMANGAT BARU” yang Bernuansa Sedikit Berbeda
shards of sound band asal bandar lampung bergenre pop punk, di bentuk tahun 2020 yang awal nya beranggotakan 4 orang, ada oby (vocal), agas (gitar), dedy(bass), sunggales(drum), seiring waktu berjalan kami memutuskan untuk menambah personil di tahun 2023 untuk mengisi bass yaitu aji dan dedi di tempatkan di gitar yang sebelum nya mengisi bass. Dan di tahun yang sama juga mereka mengubah formasi lagi, dengan sangat berat hati di tahun itu memberhentikan dedi yang mengisi gitar karena suatu alasan yang tidak bisa buka(rahasia). Waktu terus berjalan hingga tiba di tahun…
Baca selengkapnyaSweetest Friend Kembali Gebrak dengan Single ‘Make It Count’
Rilisan musik terbaru datang dari band pop punk asal Omaha, Nebraska, Sweetest Friend merilis single terbaru bertajuk ‘Make It Count’. Setelah sukses dengan single sebelumnya, Moonrise Bay, band pop punk asal Omaha, Nebraska, Sweetest Friend kembali hadir dengan single terbaru yang penuh energi, Make It Count. Lagu ini adalah perpaduan sempurna antara gaya pop punk awal tahun 2000-an yang tak lekang oleh waktu dan sentuhan modern yang segar, menciptakan anthem yang penuh semangat untuk para penggemar genre ini. Mengikuti jejak band-band besar seperti Blink-182 dan New Found Glory, Sweetest Friend…
Baca selengkapnya