Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini meresap ke hampir semua aspek kehidupan—bisnis, pendidikan, kesehatan, hingga industri. Dengan kemampuannya mengolah data besar dan menganalisis secara real-time, AI menjanjikan efisiensi tinggi dan produktivitas meningkat. Namun, di balik pesonanya, muncul pertanyaan besar: apakah AI sekadar tren sementara, atau revolusi teknologi jangka panjang? Dalam bisnis, AI hadir lewat chatbot, analisis prediktif, dan otomatisasi proses. Di pendidikan, ia mempersonalisasi pembelajaran. Di bidang kesehatan, AI membantu deteksi penyakit dan diagnosa medis. Dampaknya jelas: AI mengubah cara manusia bekerja dan berinteraksi. Meski demikian, risikonya tak kecil. Otomatisasi bisa…
Baca selengkapnyaTag: Intelektual
Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Seni Musik Tradisi di Era Kekinian
Musisi tradisi kenamaan Indonesia, Gilang Ramadhan, menegaskan pentingnya pelindungan karya musik tradisional Indonesia dalam menghadapi perkembangan era digital. Menurutnya, tanpa pelindungan yang tepat, karya musik yang bersumber dari tradisi dapat dengan mudah diklaim atau disalahgunakan oleh pihak lain. Karena itu, ia mengajak generasi muda dan seluruh pelaku seni untuk menjaga, memodernisasi, dan mendigitalisasi musik tradisi agar tetap relevan dan terlindungi secara hukum. “Sekarang di era digital tidak ada batasan di bumi ini. Musik tradisi bisa terdengar dari mana saja. Tapi kalau tidak dikelola dengan manajemen modern dan tidak dilindungi, musik…
Baca selengkapnyaTren Pendaftaran Merek di Indonesia: Tingkatkan Penggunaan Teknologi AI untuk Mempermudah Proses Penelusuran
Pemerintah Indonesia terus mendorong pendaftaran merek sebagai langkah untuk melindungi kekayaan intelektual (KI). Berdasarkan data terkini, permohonan merek terbanyak pada tahun 2024 tercatat pada kelas-kelas barang dan jasa tertentu. Data ini memberikan gambaran jelas mengenai jenis usaha yang paling banyak didaftarkan mereknya di Indonesia, yang mencerminkan perkembangan bisnis yang terus meningkat di berbagai sektor. Berdasarkan data penerimaan permohonan DJKI pada tahun 2024, data permohonan merek terbanyak berdasarkan jenis barang dan jasa adalah sebagai berikut: Kelas 43: 10.123 permohonan merek, untuk jasa makanan dan minuman, serta akomodasi sementara seperti hotel dan…
Baca selengkapnyaTeknologi AI bisa Lakukan ‘Deepfake’ Cover Lagu
Founder Center of Cyberlaw & Digital Transformation Fakultas Hukum UNPAD, Ahmad M. Ramli mengatakan, artificial intelligence (AI) mampu melakukan deepfake meng-cover lagu. Hasil produksi cover lagu yang dilakukan AI itu, dinilai jauh lebih bagus. “AI digunakan tidak hanya digunakan menghasilkan lagu baru. Tapi juga bisa melakukan deepfake meng-cover lagu, dan memproduksi lagu menjadi bagus,” kata Ahmad saat menjadi pembicara dalam acara dialog berjudul ‘Penganugrahan Karya AI – Sudah Waktunyakah?’, di Gedung LPP RRI, Jakarta, Selasa (13 Agustus 2024). Ahmad pun membeberkan, data statistik milik Dito Music Research pada tahun 2023.…
Baca selengkapnyaTeknologi AI Dinilai dapat Bantu Perbaiki Kesalahan Produksi Musik
Dalam menyikapi penggunaan teknologi Artificial Intelegence (AI) dalam industri musik. Musisi dan Pelatih Vokal Indra Aziz menyebut teknologi AI dinilai cukup membantu dalam memperbaiki kesalahan dalam memproduksi musik. “Teknologi AI ini membantu dalam mengekstrak suara vokal. Dalam memproduksi karya musik minus one, untuk menghilangkan suaranya, saya menggunakan teknologi AI,” kata Indra dalam diskusi ‘Penganugerahan Karya AI – Sudah Waktunya kah?’ di Aula M. Jusuf Ronodipuro RRI, Jakarta pada Selasa (13 Agustus 2024). Menurutnya, penggunaan teknologi AI dengan tepat dapat mempercepat proses memproduksi lagu. Tidak hanya itu, kecanggihan teknologi AI dinilai…
Baca selengkapnya