Teriakkan Dendam Kesumat, Laissez Faire Kembali dengan Single Terbaru, “Rancour”

Setelah lebih dari setahun tidak mengeluarkan lagu sejak perilisan album kedua mereka, Parrhesia, Laissez-Faire kini kembali dengan single anyar berjudul “Rancour”. Single ini menjadi langkah awal menuju kebangkitan mereka dalam kancah musik lokal. Pasca peluncuran Parrhesia, band ini sempat melakukan tur promosi pada September 2022, mengunjungi tiga kota, yakni Solo, Sragen, dan Surabaya. Namun, sejak itu, mereka jarang terlihat di panggung gigs lokal, meninggalkan jeda panjang yang menimbulkan tanda tanya di kalangan pendengar. Melalui “Rancour”, Laissez-Faire membawa angin segar yang menunjukkan eksistensi mereka kembali. Lagu ini tetap memuat ciri khas…

Baca selengkapnya

Wuss Ungkapkan Pesan Tentang Optimisme dan Filosofi Keberuntungan di EP Terbaru “We Undercover Super Softy”

Setelah merilis single “Lunar” beberapa waktu lalu, band indie rock asal Malang, WUSS, resmi merilis EP pertama mereka yang berjudul We Undercover Super Softy. EP ini adalah manifestasi langkah besar pertama bagi Sabiella Maris (gitar, vokal), Brilyan Prathama (gitar, vokal), Rara Harumi (bass, vokal), dan Rufa Hidayat (drum) dalam memperkenalkan suara khas mereka dan mengajak pendengar untuk terjun ke dalam nuansa indie rock energik. Sabiella mengungkapkan, bahwa artwork EP yang bekerja sama dengan seniman Farhan Endy dari Conbini ini menampilkan gambar kucing sebagai simbol utama. Untuk tema dan narasi dari…

Baca selengkapnya

Shallow Bloom rilis MAXI-SINGLE debut “BENEATH THE SHADES OF BLUE & CHROICLE”

Maxi-single bertajuk “Beneath The Shade of Blue/Chronicle” oleh unit Alterrnative-rock asal kota Malang,Jawa Timur Shallow Bloom yang dirilis via Haum Entertainment. Shallow Bloom sendiri kini beranggotakan Prayogo Tegar (Guitar), Nadia Tamara (Bass), Firsa Zaidan (Guitar), Rafli Faudi (Vocal) dan Hilmo Thioherdiza (Drum). Lagu “Beneath The Shades of Blue & Chronicle” menceritakan sebuah perjalanan kehancuran diri dalam cinta yang dibuat sakit sendiri, bentuk cinta yang tidak sempurna dan membuat semua bagian dirinya hancur, dan membuat cinta adalah sebuah pengalaman hidup menyedihkan dan titik depresi. Pada Maxi-Single ini juga ada 2 track…

Baca selengkapnya

Inveigh Rilis Single Kedua “Sesal” yang Penyesalan Ketika Orang Terdekat Tiada Tiba-Tiba

Inveigh adalah proyek supergrup yang beranggotakan musisi underground Malang seperti Julius Rinda Bagus (Take This Life), Anizar Yasmeen (Extreme Decay), Eltria Raffi (Dazzle) dan Raditia Putra (Young Savages, Mocking My Friends). Single kedua, “Sesal” adalah sebuah pengingat bagi semua yang tengah rasa duka ketika kehilangan keluarga atau orang terdekat secara tiba-tiba. Lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang merasakan penyesalan mendalam setelah kehilangan sosok anggota keluarga yang berarti dalam hidupnya secara tiba-tiba. Lirik “Sesal” ditulis oleh Yulius sendiri sang vokalis yang bercerita tentang pengalaman pribadi kehilangan sang ayahanda. Dalam lagu ini,…

Baca selengkapnya

D.O.S.A. dari Sragen nGajak Nostalgia bersama Lewat E.P. “Swara Bergala Nostalgic”

Band Skramz asal Sragen, Jawa Tengah, D.O.S.A, kembali menunjukkan eksistensinya dalam kancah musik tanah air dengan merilis EP terbaru mereka bertajuk “SWARA BERGALA NOSTALGIA”. Band yang hadir sejak 2014 ini terdiri dari Rendra Prihananto (vokalis), Rayhan Zidano (drummer), Adnan Aulia Rahim (gitaris), Yonanda Olga Aji Prasetya (bassis), dan Aditya Tri Wibowo (gitaris). EP Swara Bergala Nostalgic menggali tema besar tentang bunyi post-rock yang membawa pendengar ke masa lalu, mengenang kesedihan mendalam, kematian, luka, dan duka. Selain isu 65 dan isu sosial injustice lainnya, isu mental health mungkin masih tersentuh di…

Baca selengkapnya