Tengkorak Comeback Usai Hiatus, Rilis Single “Zionist Downfall” Format CD & Kaset

Grup band grindcore legendaris Indonesia, Tengkorak, resmi kembali eksis setelah hampir satu dekade hiatus. Band yang terbentuk sejak 1993 ini menandai kebangkitannya lewat single terbaru berjudul Zionist Downfall. Single tersebut akan dirilis dalam format fisik CD dan kaset, sekaligus menjadi penanda kembalinya aktivitas musikal mereka sejak memutuskan lanjut berkarier pada Agustus 2024. Digawangi oleh M. Hariadi ‘Ombat’ Nasution, Yoyok Radianto (gitar), Ronie Yuska (drum), Donnirimata (gitar), dan Danang Budhiarto (bass), Tengkorak menghadirkan lagu yang terinspirasi dari konflik Palestina–Israel yang ramai diberitakan di media massa dan media sosial. Ombat mengungkapkan, lagu…

Baca selengkapnya

TRIVEIN, Duo Grindcore Jakarta dengan EP Suffering (2025)

TRIVEIN adalah duo grindcore asal Jakarta yang terbentuk pada 25 Agustus 2025. Mengusung kombinasi Grindcore dan Industrial, TRIVEIN menghadirkan musik ekstrem yang singkat, cepat, dan brutal dengan sentuhan presisi digital. Digawangi oleh Fajar Offcore (vokal) dan Agung (gitar/programming), TRIVEIN menampilkan karakter vokal guttural growl dan high-pitched scream berpadu dengan riff distorsif berkecepatan tinggi. Keunikan utama TRIVEIN terletak pada penggunaan minus-one drum, menciptakan blast beat yang mekanis, dingin, dan tidak manusiawi—menggabungkan kekacauan organik dengan akurasi mesin. Nama TRIVEIN merepresentasikan tiga elemen inti: amarah, distorsi, dan kecepatan. Lewat EP debut Suffering (2025),…

Baca selengkapnya

Dinasty Rilis EP “KIRIK”, Grindcore Bekasi Angkat Kritik Sosial dalam 7 Track Brutal

Band metal/grindcore asal Bekasi, Jawa Barat, Dinasty, resmi merilis EP terbaru bertajuk “KIRIK” pada awal Januari 2026. Rilisan ini menjadi penanda konsistensi perjalanan panjang band yang telah berdiri sejak 2002 dan tetap aktif di jalur musik ekstrem hingga sekarang. Saat ini Dinasty diperkuat oleh empat personel: Bagas (vokal), Mawa (gitar), Dani (drum), dan Toink (bass). Sepanjang perjalanan kariernya, band ini mengalami sejumlah perubahan, baik dari segi formasi maupun pendekatan musikal, hingga akhirnya menemukan komposisi yang solid seperti saat ini. EP “KIRIK” dirilis dalam format Compact Disc (CD) melalui label Edelweiss…

Baca selengkapnya

Formasi Baru Dead Vertical Rilis Single “Sayatan Trauma”, Angkat Isu KDRT

Band grindcore/metal asal Indonesia Dead Vertical resmi merilis single terbaru berjudul “Sayatan Trauma” pada 15 Januari 2026. Lagu ini menjadi rilisan terbaru Dead Vertical yang mengangkat isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) melalui musik ekstrem. Single “Sayatan Trauma” terinspirasi dari realitas sosial yang masih marak terjadi di Indonesia. Dead Vertical menyampaikan pesan tegas bahwa kekerasan bukan solusi dan meninggalkan trauma psikologis berkepanjangan, terutama bagi perempuan dan anak-anak sebagai korban utama. Secara musikal, “Sayatan Trauma” menampilkan karakter grindcore khas Dead Vertical dengan kombinasi punk, heavy metal, dan hardcore. Distorsi kasar, tempo…

Baca selengkapnya

Dinasty Rilis EP “KIRIK”: Ledakan Grindcore dari Bekasi

Dinasty, unit Metal/Grindcore asal Bekasi yang berdiri sejak 2002, kembali hadir dengan formasi terbaru: Bagas (vokal), Mawa (gitar), Dani (drum), dan Toink (bass). Setelah melalui berbagai perjalanan—mulai dari perubahan genre hingga bongkar pasang personel—mereka kini siap membuka babak baru. Pada Desember 2025, Dinasty resmi merilis EP/mini album bertajuk “KIRIK”, sebuah karya yang menyorot keras isu sosial dan dinamika negara. Berisi 7 track, album ini diramu untuk “menggerinda telinga” para pendengar: 1. Tanahku Milik Negara 2. Pesta 3. Kirik 4. Bhineka Tunggal Ika 5. Retorika 6. Menang 7. Kontroversi   “KIRIK”…

Baca selengkapnya

Samber Mata Tunjukkan Gaya Pedas & Tajam di Lagu Debut ‘Ibu-ibu Dijalanan’ – Wajib Didengar!

Samber Mata Rilis Single Perdana “Ibu-ibu Dijalanan” Samber Mata adalah band grindcore asal Tangerang Selatan. Grup ini digawangi oleh Bayem Sore (vokal), Hamba Allah (gitar), Afid (bass), dan Arga Kupluk (drum). Terbentuk dari sebuah kejadian lucu namun pedas, Samber Mata hadir dengan musik grindcore yang singkat, tajam, dan penuh energi. Debut mereka berjudul “Ibu-ibu Dijalanan” mengangkat fenomena sehari-hari yang sering dialami pengendara di jalan raya. Lagu ini bercerita tentang pengalaman berkendara di belakang ibu-ibu bermotor. Situasi unik seperti kasih sen kiri tapi belok kanan jadi inspirasi utama. Lewat lirik satir,…

Baca selengkapnya

Formasi Baru Proletar Lemparkan Single dengan ” Perbudakan Spiritual “

Proletar kini telah melepaskan single terbaru yang bertajuk “Perbudakan Spiritual”. Single ini dirilis via kanal YouTube Proletar sendiri pada tanggal 1/05/2025 waktu setempat. “Perbudakan Spiritual” didaulat sebagai pembuka untuk rilisan-rilisan selanjutnya dan menjadi penanda konsistensi Proletar untuk terus berkarya dengan tetap mengangkat isu-isu keresahan sosial yang banyak terjadi sampai hari ini. Di single terbaru ini mereka terdengar lebih brutal namun tetap pada koridor Grindcore yang sudah mereka usung sejak lama. “Perbudakan Spiritual”. Lagu ini bercerita tentang kondisi di mana seseorang atau kelompok orang merasa terikat atau tunduk kepada seseorang atau…

Baca selengkapnya

Noxa Batalkan Tur gigs ke Jepang

Band grindcore asal Indonesia, Noxa mengumumkan pembatalan konsernya di Gekiko Festival, Jepang, Sabtu (12/4/2025). Informasi tersebut dilontarkan dalam  Instagram resminya @noxa.official, pembatalan ini disebabkan oleh karena permasalahan kesehatan pada gitaris Noxa, Ade Himernio. “Dengan berat hati, kami harus mengumumkan pembatalan tur Jepang mendatang kami di Gekiko Festival. Hal ini dikarenakan kondisi kesehatan gitaris kami membuat tidak dapat melanjutkan tur kami,” tulis @noxa.official. Menurut info sebelumnya, pihak Gekiko Festival telah memasukan Noxa pada daftar band yang akan tampil dalam festival musik metal tersebut. Noxa menjadi satu-satunya band grindcore yang mewakili Indonesia…

Baca selengkapnya

Dead Vertical Kembali Keluarkan Album Baru Berjudul “Megadaya”

DEAD VERTICAL yang terbentuk pada Tahun 2001 di Timur Jakarta karena kesamaan hobi antara pemuda-pemuda satu perkumpulan yaitu mendengarkan dan memainkan musik ekstrim dan akhirnya sepakat membentuk band cadas bernama “Dead Vertical” yang memiliki arti matinya hubungan vertikal antara Manusia dengan Tuhan karena nafsu duniawi. Lirik-lirik tajam bertema sosial, musik berdistorsi tinggi dengan nuansa Thrash, Punk, Grindcore, Death Metal, Rock and Roll dan Heavy Metal dilebur menjadi satu kebisingan dan konsisten membuat enam album menginvasi panggung musik cadas di tanah air selama dua dekade lebih. Heavy, Groove, and High Gain…

Baca selengkapnya

Proletar tahun 2025 akan Gempur Jawa Tengah

Mengawali tahun 2025, Proletar siap menggempur Jawa Tengah dengan rangkaian tournya. Band Grindcore yang saat ini di gawangi oleh Ipuletar (Guitar), Levoy (Drum/Vocal), dan Adam (Vocal) bertandang kebeberapa kota di Jawa Tengah dalam Agenda Tournya yang terdiri dari Solo, Klaten, Yogyakarta dan akan dikuti beberapa kota lain di jawa tengah pada bulan April. Tour jawa tengah yang akan berlangsung pada tanggal 17 – 19 Januari ini menjadi sebuah awalan bagi Proletar untuk mengarungi tahun 2025 dengan berbagai agenda lain yang telah mereka persiapkan dan sekaligus memperkenalkan formasi terbaru mereka. 25…

Baca selengkapnya