GALMED Rilis “Interlude in Darkness — Section III”, Eksplorasi Tradisi dan Musik Berat Modern

GALMED resmi merilis single terbaru berjudul “Interlude in Darkness — Section III” pada 24 April 2026. Lagu ini hadir sebagai eksplorasi sonik yang memadukan berbagai lapisan emosi, tekstur, dan identitas dalam satu karya. Menggabungkan elemen tradisional seperti Gondang Batak dan Angklung dengan pendekatan modern—mulai dari djent, rap, hingga extreme vocals—lagu ini menawarkan dinamika yang tidak linear. Setiap bagian vokal dibawakan dengan karakter berbeda, dari Nofall, Khalid Shahab, hingga klimaks vokal ekstrem oleh Adin Siregar. Berbeda dari struktur lagu konvensional, “Section III” dibangun melalui transisi yang terus berubah, menciptakan pengalaman mendengar…

Baca selengkapnya

AJP feat GALMED akan Buang Lagu Baru berjudul “MEnTAL”

AJP bersama GALMED akan merilis single terbaru mereka yang berjudul “MEnTAL” pada 9 Juni 2025. Lagu ini adalah sebuah ledakan emosi yang mencerminkan keresahan akan realitas sosial yang sarat dengan kemunafikan, manipulasi, dan kehancuran moral. Dengan lirik yang frontal dan penuh amarah, “MEnTAL” menjadi bentuk perlawanan terhadap sistem yang korup dan rusaknya nilai kemanusiaan. Nada brutal dan intens yang dipadukan dengan vokal agresif menjadikan lagu ini sebagai manifestasi energi liar dan kritik sosial yang tanpa kompromi. “Lagu ini adalah jeritan batin. Sebuah pengingat bahwa di balik senyuman palsu dan janji…

Baca selengkapnya

GALMED Rangkul Kreativitas Artistik “Interlude in Darkness”

GALMED, sebuah proyek studio yang merangkul berbagai genre dan mendorong batasan kreativitas. “Interlude in Darkness” bukan sekadar lagu, tetapi adalah ekspresi artistik tentang dinamika manusia dalam menghadapi tantangan. Lagu ini memperlihatkan bahwa, dalam gelapnya kehidupan, selalu ada potensi untuk menemukan secercah harapan dan ketenangan yang mengilhami kita untuk tetap maju. Pertama kali dirilis di DSP dirilis 6 Juni 2024 sebagai versi instrumental dan lagu ini memakan waktu satu tahun untuk diselesaikan. Dalam gerakan ini mereka melibatkan musisi seperti Ritchie Sinuraya (Surdam), Crying Tomorrow (Italia & Iran), dan Andrian J Pradita…

Baca selengkapnya