Rasa takut melahirkan seni mendongeng. Doa, mantra, klenik adalah seni dongeng paling tua. Dewa bervariasi, Tuhan banyak rupanya, klenik berguna bagi yang percaya “lakum dinukum waliyadin” (penggalan surah Qur’an, Al-Kafirun) semua punya hak yang sama. Tokoh di dalam lagu ‘Klenik’ pergi ke dukun dan menjabarkan semua rasa takutnya. Dia minta jalan pintas, ia bosan buntung – dukun beri ia Mantra Kalackara (mantra Jawa Kuno). Naas, hasilnya nihil – ia kecewa, tapi dukun berkata: “Hidup di kapitalistiwa / Salah tuk merasa kecewa / Tak ada waktu tuk merasa payah, berdiri /…
Baca selengkapnyaAda 6 band pembuka Konser Arch Enemy di kota Peruri, Jakarta
Arch Enemy dipastikan kembali menggelar konser di Jakarta. Band metal asal Swedia itu siap menemui penggemarnya di Taman Kota Peruri, MBloc, Jakarta pada 23 Mei 2024 yang dibuka oleh; Burgerkill, noxa, straight out, konfliktion, modern guns, ejakula la vampira. Kedatangan Arch Enemy ke Jakarta bagian dari tur dunia mereka yang bertajuk Deceivers Asia Tour 2024. Jakarta menjadi kota penutup rangkaian tur konser ini. “Kami sangat antusias membawa Arch Enemy Deceivers Asia Tour ke Jakarta di mana konser ini sekaligus jadi penutup tur mereka. Jadi kami harus dituntut agar membuat tur…
Baca selengkapnya“Seperih Rasa Ini” persembahan Terbaru Nath the Lions
Di awal tahun 2024 ini, Nath The Lions merilis satu karya baru. Karya musik ini adalah lagu yang ditulis oleh Nath dan menjadi jembatan menuju album terbarunya nanti. Aransemen lagu ini dibuat sudah lama namun belum sempat digarap Nath The Lions mengajak teman-teman musisi di medan untuk ikut berpartisipasi dalam single terbaru ini. Kolaborasi ini dilakukan karena Nath mempunyai cita-cita agar teman-teman musisi di Kota Medan dapat membuat atau memproduksi karya yang berskala nasional. Selain itu Nath The Lions ingin menularkan spirit berkarya kepada teman-teman musisi di Kota Medan. Single…
Baca selengkapnyaJelang Ramadhan 2024, Opick kembali Bermusik Lagi dengan “Tersenyumlah”
Hampir setiap tahun selama berkarir solo di musik religi Opick selalu merilis karya-karyanya, dan memasuki Ramadhan 2024 saat ini Opick kembali merilis Single berjudul ‘Tersenyumlah”. Lagu tersebut dikemas manis dengan musik lebih “nge-pop” dan lirik yang sederhana namun sarat akan makna. Opick mencoba menyampaikan kata-kata penyemangat melalui lagu ini untuk selalu memprioritaskan Allah dan tetap berbuat baik dalam segala musim kehidupan kita terutama di dalam keadaan titik terendah sekalipun. Karena Allah maha mengatur segalanya dan jika kita kembali pada Allah, pasti akan ada jalan keluar. Opick berharap lagu ini bisa…
Baca selengkapnya4 Lagu Hyporitical Munafik dari Perbedaan Musik Keras
Hyporitical adalah band metal lokal asal Indonesia yang dibentuk di Jakarta. Band yang dibentuk pada tanggal 1 Agustus 2022, nama ini terinspirasi dari sifat manusia yang dinamis, cenderung berubah-ubah sesuai dengan kondisi, lingkungan sosial, bahkan dipengaruhi latar belakang kepercayaan. Adapun Awan, Charis, Mishel dan Mayo mempunyai latar belakang kepercayaan yang sama, dan sama-sama menimba ilmu musik di dalam satu sekolah tinggi teologi ternama di daerah Tangerang, Banten, dan Ishac, bassist dari band ini adalah rekan satu sekolah dengan Charis di satu SMK ternama di kota Bekasi. Band yang disapa Hypo…
Baca selengkapnyaVania Abby Bebas Berekspresi Dengan Synth-Pop, “LouD!”
Akhir tahun 2023, Vania Abby merilis singel perdana “Two Kids” yang memiliki sound cukup berbeda dengan rilisan yang sebelumnya pernah ada. Lagu beraliran ‘pop’ yang mengedepankan ‘storytelling’ membuat terobosan dengan pencapaian statistik pemutaran lebih dari 10 ribu kali selama kurang dari 1 bulan setelah 15 Desember 2023 di Spotify. Meneruskan tanggapan positif yang datang, kini Vania Abby, merilis lagu kedua berjudul “LouD!” dengan semangat yang jauh lebih bebas, bernuansa synth-pop, sesuai dengan selera musiknya. “Buat aku, LouD! tentang aku sebagai tipe orang yang kalo lagi suka/jatuh cinta, ga bisa diem.…
Baca selengkapnyaGlory of Love (GOL) rilis EP ” Melangkah ” Dengan Single jagoan “Pergi dan Lupakan”
Kali ini, salah satu grup band Punk Rock asal Bandung, Glory of Love (GOL) merilis EP berjudul “Melangkah”. Bersama dengan Didi Music Records Glory of Love kini Bersama-sama menghasilkan karya yang lebih dewasa. Menurut Ivan (vokalis) “pengambilan judul EP mereka ini diambil dari sebuah analogi eksplisit dari sebuah perjalanan yang pada umumnya bergerak maju ketika melangkah. Ini adalah kata yang tepat bagi Glory of Love yang sampai saat ini masih bergerak maju dalam proses menjadi lebih fresh.” Bagi Mamat (gitaris), “Melangkah mempunyai arti yang sangat luas untuknya karena merasa bahwa…
Baca selengkapnyaANJI Jadi “ORANG YANG BERBEDA” sebagai Langkah Pembuka ke Album Ketiga
ANJI, dengan bangga mengumumkan perilisan single terbarunya, “Orang Yang Berbeda,” sebuah eksplorasi yang penuh perasaan tentang sebuah hubungan dan penerimaan diri. Setelah setahun mengalami jeda dari single “Sampai Mati” yang dirilis pada Maret 2023, ANJI, penyanyi asal Indonesia, akan kembali membuka tahun ini dengan merilis single terbarunya berjudul “Orang Yang Berbeda”. Lagu ini merupakan versi baru dari salah satu lagu ciptaannya “Percaya Aku” yang sebelumnya pernah dirilis dan dipopulerkan oleh seorang penyanyi muda berbakat asal Medan, Chintya Gabriella, yang pernah diproduserinya. Dikemas dengan judul baru dan aransemen musik yang lebih…
Baca selengkapnyaWeekend ini Nongkrong di Posbloc yuk bareng FireFly Gratis cuyy
Memperingati Hari Musik Nasional pas tanggal 9 Maret nanti #musiktongkrongan bakal hadir di Northern Greathall Pos Bloc. Jl. Pos No.2, Ps. Baru, Jakarta Pusat. Mulai jam 4 sore!! Line up musisi makin keren di tambah dengan obrolan seputar musik, coaching clinic dan yang pasti temen nongkrong harus dateng memperingati Hari Musik! Nantinya akan hadir pembicara yang memegang mic untuk memberikan edukasi kepada kita semua, diantara lain ada; Uapwidya, Romano Guitar Boy, dan Turi Ismanto Selain itu ada penampilan musisi yang mempunyai karyanya; Enau, Abe Lubis, manusia aksara, Beranda Rumah, Hotrod…
Baca selengkapnyaSlowanderer Ungkap Fantasi Terliar di “Dig In Deep Down”
Kran kreativitas seorang musisi elektronik asal Malang yakni Slowanderer masih mengucur deras. Terbukti di paruh awal tahun 2024, musisi yang bernama asli Jul tersebut merilis sebuah single yang diberi judul “Dig In Deep Down”. Lagi-lagi tidak sendiri, setelah berhasil menggandeng Saladdays dan Fahem di 2 karya terdahulu, kali ini Slowanderer menggandeng Shuttleark di bagian penulisan lirik serta Karima Sasi yang mengisi bagian vokal. Kolaborasi ketiganya tercipta apik dengan Shuttleark yang menggubah lirik puitis dengan tema yang disiapkan oleh Slowanderer. “Menurut saya Shuttleark punya gaya penulisan yang phoetic dan cocok untuk…
Baca selengkapnyaNjan “Sule” alias Rizwan Fadilah nulis Lirik Penuh Cinta Dalam Karya Terbaru, ‘Tak Cukup Satu Kata’
Penantian panjang akhirnya tiba, Rizwan Fadilah kembali dengan karya terbaru bertajuk ‘Tak Cukup Satu Kata’. Ini menjadi single pertama Rizwan Fadilah di awal tahun 2024 setelah sebelumnya merilis single ‘Cerita Tiba Tiba’ pada bulan September 2023. “Tak Cukup Satu Kata” menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang mengalami kebahagiaan dan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran pasangannya. Dalam lirik yang memukau, Rizwan Fadilah dengan yakin menyatakan bahwa pasangannya adalah jawaban atas kejenuhan yang terjadi selama ini. Dibalik judul yang memikat, “Tak Cukup Satu Kata” tersimpan kompleksitas perasaan yang tak dapat terucapkan hanya…
Baca selengkapnya“HIEROPHANY” Sayatan Penuh Makna Kejam dari INFERNAL LAMENTATIONS
Berawal dari sebuah ide baru yang muncul pada 2023, Infernal Lamentations merupakan project kejutan yang mengusung genre deathcore dengan inovasi pembuatan material yang fresh, melalui perencanaan yang terhitung rumit karena project ini akan mengambil personil dari berbeda kota bahkan berbeda pulau. Eksekusi awal dilakukan oleh Gung Sincan dengan menggandeng Widi pada vocal, singkat cerita mereka menentunkan genre dan nama band Infernal Lamentation, serta line up untuk mengisi drum dan bass yaitu Oki Fadhlan dan Gilang. Dengan formasi personil yang memiliki karakter pada music nya masing-masing seperti Gung sincan (Guitar)di Ludicia,…
Baca selengkapnyaBadmintones & The Reseters Rilis Split “Between Major and Minor”
Between Major and Minor adalah sebuah kolaborasi Split Single antara Badmintones dari Tangerang Indonesia dengan The Reseters band Boss Reggae dari Seoul Korea Selatan. Split Single tersebut di rilis secara digital pada 1 Maret 2024 melalui label “Eastern Standard Sounds” dari Korea Selatan. The Reseters menjadi track pembuka dengan chord Minor dari sisi gelapnya dengan single “Mafia” yang terinprirasi dari sebuah film “The Goodfather” . Sedangkan Badmintones menjadi track penutup dari sisi terangnya dengan chord Major dengan single “You Make Sad And Happy” yang bercerita tentang seseorang yang sering sekali…
Baca selengkapnyaRahardja Mengusung Self Love Pada Single Terbaru, “Sonya”
Setelah merilis single pertamanya, Mutiara, pada akhir bulan Desember lalu, band Rahardja akan merilis single terbarunya pada awal bulan Maret mendatang. Yaitu Sonya, yang akan menjadi single ke-2. Secara general, musik ini menceritakan seseorang yang harus bergelut dengan kondisi fase bounce back dikarenakan kehilangan seseorang yang memiliki peranan penting dihidupnya, Dan sampai akhirnya menemukan jawaban, bahwasanya seorang Sonya ini hidupnya bisa jauh lebih baik setelah berdamai dengan dirinya sendiri. Genre yang diusung sendiri masih align dengan single sebelumnya, Mutiara. Aroma city pop 80’s dari sound keys diselingi dengan beat-beat progressive…
Baca selengkapnya9 Maret 2024, Peringati Hari Musik Nasional, Konser sampai Apresiasi ke WR Soepratman akan Digelar
Kebangkitan semangat nasionalisme dalam dunia musik Indonesia, yang ditandai dengan dedikasi dalam menciptakan karya-karya musik yang mencerminkan tradisi, bahasa, dan karakteristik kebangsaan, menjadi perhatian utama dalam perayaan Hari Musik Nasional ke-21. Lagu Indonesia Raya, ciptaan WR Soepratman, menjadi simbol kebangsaan yang tak terpisahkan setelah dinyanyikan pada Kongres ke-2 Pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928. Dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional, Dewan Pimpinan Pusat PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) bekerja sama dengan LPP Radio Republik Indonesia (RRI), didukung oleh Pertamina dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan…
Baca selengkapnya