Bagaimana jika cinta telah menemukan tempatnya, tetapi kehidupan belum memberi ruang untuk mewujudkannya?

Pertanyaan sederhana tersebut menjadi cerita di balik “Horas Ma Ito”, single perdana dari BATARA, grup musik yang diperkuat Zul dan Beatrick pada vokal serta Ando pada keyboard. Mengusung warna Pop Batak modern dengan sentuhan Hip Dut, BATARA memperkenalkan karya perdananya kepada publik mulai 4/9/2026 melalui berbagai platform musik digital.

“Horas Ma Ito” Angkat Cerita Sinamot dan Realitas Anak Muda Batak

Melalui “Horas Ma Ito”, BATARA mengangkat salah satu persoalan yang cukup dekat dengan kehidupan sebagian anak muda Batak, yakni sinamot dalam rencana pernikahan.

Namun, BATARA tidak menyampaikan isu tersebut dengan pendekatan yang berat atau menggurui. Sebaliknya, cerita tentang sinamot dikemas melalui lirik yang ringan, jenaka, dan penuh humor sehingga lebih mudah diterima oleh pendengar.

Lagu ini bercerita tentang seorang laki-laki yang jatuh hati kepada perempuan yang dianggap ideal. Sosok tersebut bahkan mendapat perhatian positif dari keluarga dan memiliki profesi yang membanggakan.

Harapan untuk membawa hubungan ke tahap yang lebih serius kemudian berubah ketika sang pria mengetahui nominal sinamot yang harus dipersiapkan.

“Oh my God, dua ratus juta sinamot mu.”

Situasi tersebut menjadi semakin menarik ketika ia menemukan pilihan lain dengan nominal yang justru lebih tinggi.

“Aduh ito hasian, tak sanggup aku. Mahal kali lah sinamotmu.”

Potongan cerita tersebut menjadi salah satu daya tarik utama “Horas Ma Ito”. Humor digunakan BATARA untuk menggambarkan realitas yang mungkin pernah menjadi bahan pembicaraan di tengah anak muda Batak ketika membahas hubungan, pernikahan, keluarga, dan kemampuan ekonomi.

 

Tidak Mempertentangkan Tradisi dan Generasi Muda

Meski menjadikan sinamot sebagai bagian penting dalam cerita, “Horas Ma Ito” tidak hadir untuk mempertentangkan adat dengan generasi muda.

BATARA justru mengambil sebuah realitas sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat Batak, kemudian mengolahnya menjadi cerita musik yang ringan dan menghibur.

Pendekatan tersebut membuat “Horas Ma Ito” memiliki ruang cerita yang lebih luas. Di balik humor mengenai nominal sinamot, terdapat pembahasan mengenai cinta, harapan, keluarga, kondisi ekonomi, serta kesiapan seseorang ketika ingin membawa sebuah hubungan menuju pernikahan.

Dengan demikian, lagu ini tidak hanya berbicara mengenai mahal atau tidaknya sinamot, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menghadapi realitas ketika keinginan dan kemampuan belum tentu berada di titik yang sama.

 

Perpaduan Pop Batak Modern dan Hip Dut

Dari sisi musik, “Horas Ma Ito” memadukan karakter Pop Batak modern dengan sentuhan Hip Dut. Perpaduan tersebut menghasilkan warna musik yang enerjik, catchy, dan memiliki karakter yang mudah dinikmati bersama.

Formula ini juga menjadi bagian dari upaya BATARA menghadirkan cerita dan identitas Batak dalam kemasan musik yang lebih dekat dengan pendengar masa kini, termasuk generasi muda dan Gen Z.

Karakter musik yang ringan dan mudah diingat membuat “Horas Ma Ito” tidak hanya mengandalkan kekuatan cerita, tetapi juga menawarkan pengalaman mendengarkan yang menyenangkan.

 

BATARA Perkenalkan Identitas Lewat Cerita yang Dekat

Sebagai single perdana, “Horas Ma Ito” menjadi langkah awal BATARA untuk memperkenalkan identitas mereka kepada publik.

Alih-alih memulai dengan tema yang rumit, BATARA memilih cerita sederhana yang berangkat dari kehidupan sehari-hari. Sinamot menjadi pintu masuk untuk membicarakan persoalan yang lebih luas mengenai cinta, keluarga, tradisi, dan kondisi ekonomi.

Pendekatan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana budaya lokal dapat diterjemahkan ke dalam musik populer tanpa kehilangan karakter ceritanya.

Dengan “Horas Ma Ito”, BATARA membawa pesan bahwa cerita tentang budaya dan kehidupan masyarakat dapat disampaikan secara ringan, dekat, dan menghibur.

Single “Horas Ma Ito” dari BATARA telah dirilis mulai 4 September 2026 dan tersedia di berbagai platform musik digital.

Bagi pendengar yang ingin mengenal lebih jauh warna Pop Batak modern dan Hip Dut, “Horas Ma Ito” menjadi langkah awal untuk menikmati karya BATARA sekaligus menyimak bagaimana kisah tentang cinta, sinamot, keluarga, dan realitas kehidupan anak muda diterjemahkan ke dalam sebuah lagu.

dapurletter © 2023