Gelombang musik daerah terus menunjukkan taringnya di industri musik Indonesia. Tak lagi hanya dipandang sebagai genre lokal, Pop Jawa kini sukses menembus pasar nasional dan menjadi salah satu kekuatan baru di era digital. Salah satu nama yang berada di garis depan fenomena ini adalah Ndarboy Genk.
Musisi asal Bantul, Yogyakarta tersebut baru saja menerima penghargaan Platinum dari Believe melalui imprint Pop Jawa mereka, Krumulo. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian fantastis karya-karyanya di berbagai platform streaming digital.
Dua lagu andalan Ndarboy Genk berhasil mencatatkan konsumsi masif dengan raihan:
3x Platinum untuk lagu Koyo Jogja Istimewa
1x Platinum untuk lagu Mendung Tanpo Udan
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa musik daerah memiliki daya saing kuat di industri modern. Kesuksesan Ndarboy Genk pun tidak diraih secara instan. Selama bertahun-tahun, ia konsisten membangun ekosistem Pop Jawa melalui studio produksinya, Mabes Balker, sekaligus aktif berkolaborasi dengan banyak talenta lokal.
Selain dikenal lewat lagu-lagu populer seperti Lanang Tenan, Ndarboy juga terus bereksperimen melalui kolaborasi lintas genre. Salah satunya lewat lagu Kicau Mania bersama Banditoz Yaow 86.
“Ndarboy Genk 15 tahun lalu tidak akan pernah menyangka kalau ternyata karya yang dirilis bisa didengarkan dan diapresiasi sebanyak ini,” ungkap Ndarboy Genk. Ia juga menyebut penghargaan dari Krumulo menjadi bukti bahwa karya musik yang dibuat dengan hati dan dikelola secara serius mampu membawa dampak positif bagi musisi daerah.
Sementara itu, Head of Artist Services Indonesia, Ririe Cholid, menegaskan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat memacu semangat para musisi lokal untuk terus menjaga identitas musik mereka.
Menurutnya, pencapaian Ndarboy Genk menjadi inspirasi bahwa karya berbasis budaya lokal tetap memiliki peluang besar untuk diapresiasi secara luas. Hal itu juga menjadi bagian dari komitmen Believe dalam mendukung musisi daerah agar mampu berkembang secara profesional tanpa kehilangan autentisitasnya.
Momentum ini semakin memperkuat pesan bahwa musik daerah bukan sekadar identitas lokal, melainkan kekuatan nasional yang mampu bersaing di industri musik modern hingga level global.
