Proyek musik 1TENGAH resmi memperkenalkan album perdana bertajuk “Mula Masa”. Proyek ini lahir dari kerinduan akan Fourtwnty yang kini tengah rehat tanpa batas waktu, dengan formasi wajah lama seperti Nuwi, Prim, dan Ryan, serta dukungan Jerash dan Andri Begenk di atas panggung.
Menariknya, sosok Primandha Ridho—yang dikenal sebagai drummer Fourtwnty—kini tampil sebagai vokalis utama, menggantikan Ari Lesmana yang memilih menepi untuk ruang refleksi diri.
Album “Mula Masa” menjadi dokumentasi perjalanan personal para personel. Berangkat dari fase penuh tantangan, kehilangan, hingga persoalan pribadi, karya ini menjadi simbol awal terbentuknya 1TENGAH sebagai satu kesatuan baru.
Menjelang perilisan, 1TENGAH telah merilis tiga single pembuka: “Di Sana”, “Tanah Yang Sama”, dan “Echoes Of You”. Ketiganya menjadi pengantar arah musikal sekaligus pendekatan emosional yang dirangkai dalam album ini.
Lagu “Mula Masa” ditempatkan sebagai track penutup sekaligus inti cerita. Liriknya menggambarkan perjalanan manusia dari fase “terbentur” hingga “terbentuk”—tentang menerima kenyataan, menghadapi kesulitan, hingga menemukan kembali makna hidup. Simbol “malam” dan “terang” menjadi benang merah transformasi tersebut.
“Secara garis besar, lagu ini tentang luka yang terobati, gelap yang menemukan terang, hingga manusia yang kembali menemukan semangat hidup,” ujar Prim.
Pesan utama lagu ini tertuang dalam lirik “sekian banyak alasan kita dilahirkan”, menegaskan bahwa di balik lelah, selalu ada alasan untuk terus melangkah.
Lebih dari sekadar album, “Mula Masa” menjadi pijakan awal 1TENGAH dalam membentuk identitas musikal dan narasi ke depan.
Adapun tracklist “Mula Masa”:
Di Sana
Di Mana Pun Rumah
Echoes Of You
Tanah Yang Sama
Midnight
Suar
You Are
Jangan Berhenti
Mula Masa
Album “Mula Masa” kini telah tersedia di seluruh platform digital streaming.








