Band metal BEBAS PUKUL resmi merilis album terbaru bertajuk Heavy Pressure. Rilisan ini menjadi penanda perjalanan panjang sekaligus bukti konsistensi mereka dalam berkarya di tengah berbagai tekanan dan dinamika yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Album Heavy Pressure bukan sekadar karya musik, melainkan representasi fase bertahan. Mulai dari pergantian personel hingga tekanan internal dan eksternal, seluruh proses tersebut dirangkum menjadi materi yang lebih matang dan jujur.
Dirilis melalui Tarrare Record, album ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan musikal BEBAS PUKUL. Selama naluri bermusik masih hidup, band ini menegaskan akan terus melangkah dan bersuara.
Proses Panjang Sejak 2022
Pengerjaan album telah dimulai sejak 2022 dengan proses yang penuh dinamika. Masuknya drummer baru turut membawa energi segar tanpa menghilangkan identitas agresif khas BEBAS PUKUL.
Album Heavy Pressure resmi dirilis pada 17 Februari 2026 dan tersedia di berbagai platform digital, memungkinkan jangkauan pendengar yang lebih luas secara global.
Daftar Lagu “Heavy Pressure” album ini memuat 9 lagu:
Elegy Of Emptiness
Revealed By Truth
Worn
Afirmasi
Heavy Pressure
999
Humans Fate (2022)
Primordial (2021)
Konfrontasi (2020)
Konsep: Tekanan sebagai Energi
Secara konseptual, Heavy Pressure menggambarkan tekanan personal dan kolektif dalam proses bertahan, beradaptasi, dan terus berkarya. Album ini menjadi refleksi perjalanan band sejak berdiri, sekaligus pernyataan eksistensi di skena metal.
Sekilas Tentang BEBAS PUKUL
Terbentuk pada 2014 di Bojonegoro, BEBAS PUKUL dikenal dengan karakter musik agresif dan heavy. Mereka merilis debut Noise Vol. 1 (2018), diikuti single “Konfrontasi” (2020), “Primordial” (2021), dan “Humans Fate” (2022).
Melalui Heavy Pressure, BEBAS PUKUL menegaskan posisi mereka: tetap berdiri, tetap bersuara, dan terus bergerak di tengah tekanan zaman.




![[PHOTO] KURI 2.0 - FRONT.PNG](https://dapurletter.id/wp-content/uploads/2026/05/PHOTO-KURI-2.0-FRONT.PNG-200x112.jpg)



