\m/ Home XxX Berita Musik XxX NiMBY Rilis Mini Album “Landasan Pacu”, Merangkum Empat Cerita tentang Perjalanan Manusia

NiMBY Rilis Mini Album “Landasan Pacu”, Merangkum Empat Cerita tentang Perjalanan Manusia

Band NiMBY membuka babak baru perjalanan musikalnya lewat perilisan mini album terbaru bertajuk “Landasan Pacu”. Berisi empat lagu dengan cerita dan sudut pandang berbeda, karya ini mengajak pendengar menyusuri berbagai fase kehidupan—mulai dari kehilangan, hubungan, kebutuhan untuk pulang, hingga keberanian untuk kembali melangkah dan bersuara.

Mini album “Landasan Pacu” menghadirkan empat materi, yakni “Landasan Pacu”, “Episode Ini”, “Ruang Untuk Pulang”, dan “Romansa Istana Kera”. Meski masing-masing memiliki tema tersendiri, seluruh lagu dipertemukan oleh satu gagasan besar: perjalanan manusia dalam menghadapi perubahan.

Menariknya, dua lagu dalam mini album ini, “Ruang Untuk Pulang” dan “Landasan Pacu”, memiliki keterkaitan cerita yang kuat. “Ruang Untuk Pulang” menggambarkan fase ketika seseorang membutuhkan tempat untuk berhenti, beristirahat, dan memulihkan diri. Sementara “Landasan Pacu” menjadi kelanjutan perjalanan tersebut—tentang keberanian menentukan arah dan kembali berangkat setelah menemukan ruang untuk pulang.

 

“Landasan Pacu”: Saatnya Kembali Melangkah

Sebagai judul mini album, “Landasan Pacu” menjadi representasi penting dari keseluruhan perjalanan yang ditawarkan NiMBY.

Lagu ini menggambarkan sebuah titik sebelum seseorang kembali terbang. Landasan pacu tidak ditempatkan sebagai tujuan akhir, melainkan ruang untuk mengambil ancang-ancang sebelum kembali menghadapi perjalanan berikutnya.

Gagasan tersebut menjadi kelanjutan dari “Ruang Untuk Pulang”. Setelah melewati perjalanan yang melelahkan dan menemukan tempat untuk beristirahat, seseorang pada akhirnya harus menentukan kapan waktunya kembali berjalan.

Vokalis sekaligus gitaris NiMBY, Jawa, menggambarkan mini album ini sebagai perjalanan untuk melihat kembali apa yang telah dilewati sebelum akhirnya memiliki keberanian untuk mencoba lagi.

 

“Episode Ini” dan Kisah yang Harus Dilepaskan

Berbeda dengan dua lagu yang memiliki kesinambungan cerita, “Episode Ini” bergerak ke wilayah yang lebih personal.

Lagu ini bercerita tentang sebuah hubungan yang pernah begitu dekat, tetapi kemudian berubah seiring waktu dan keadaan. Dua orang yang sebelumnya berjalan bersama akhirnya harus menerima kenyataan bahwa kehidupan dapat membawa mereka menuju arah yang berbeda.

Nostalgia, rasa bersalah, amarah, hingga proses menerima menjadi bagian dari cerita lagu ini. NiMBY membawa pesan bahwa berakhirnya sebuah hubungan tidak otomatis menghapus arti dari apa yang pernah terjadi.

“Episode Ini” menjadi refleksi mengenai hubungan, perubahan, dan proses belajar melepaskan.

 

“Ruang Untuk Pulang”: Tidak Selalu Tentang Sebuah Tempat

Sementara itu, “Ruang Untuk Pulang” berbicara tentang kebutuhan manusia untuk memiliki ruang ketika perjalanan terasa terlalu berat.

Konsep “pulang” dalam lagu ini tidak semata-mata dimaknai sebagai kembali ke suatu tempat. Pulang dapat berarti menemukan seseorang, kenangan, ruang aman, atau bahkan menemukan kembali diri sendiri.

Dalam konstruksi cerita mini album, lagu ini menjadi titik awal sebelum “Landasan Pacu”. Ada fase ketika seseorang memang perlu berhenti, bukan untuk menyerah, melainkan untuk mengumpulkan kembali tenaga sebelum meneruskan perjalanan.

 

“Romansa Istana Kera”: Ketika Musik Menjadi Ruang untuk Bersuara

Cerita kemudian bergerak dari persoalan personal menuju realitas sosial melalui “Romansa Istana Kera”.

Lagu ini lahir dari keresahan NiMBY terhadap kondisi sosial dan politik di sekitar mereka. Menggunakan metafora “istana kera”, NiMBY menyampaikan kritik mengenai kekuasaan, janji yang tidak ditepati, serta suara masyarakat yang merasa tidak didengar.

Namun, NiMBY memilih musik sebagai medium untuk menyampaikan keresahan tersebut. Kritik tidak harus disampaikan melalui kekerasan; seni dapat menjadi ruang untuk bersuara sekaligus merawat keberagaman.

 

Empat Lagu, Satu Perjalanan

“Landasan Pacu” tidak disusun sebagai sebuah cerita linear dari awal hingga akhir. Sebaliknya, NiMBY memberikan empat perspektif yang mewakili pengalaman berbeda dalam kehidupan.

“Landasan Pacu” berbicara tentang keberanian untuk memulai kembali.

“Episode Ini” tentang hubungan, perubahan, dan proses melepaskan.

“Ruang Untuk Pulang” tentang kebutuhan menemukan tempat untuk kembali.

Sementara “Romansa Istana Kera” membawa keresahan sosial dan keberanian untuk bersuara.

Di antara keempatnya, hubungan “Ruang Untuk Pulang” dan “Landasan Pacu” menjadi benang merah yang paling jelas. Jika pulang adalah ruang untuk mendapatkan kembali tenaga, maka landasan pacu menjadi titik ketika seseorang mulai bersiap untuk kembali berangkat.

Pada akhirnya, “Landasan Pacu” bukan hanya tentang keberangkatan. Mini album ini berbicara tentang proses manusia menghadapi perubahan: kapan harus berhenti, kapan harus menerima, kapan harus melepaskan, dan kapan harus memiliki keberanian untuk mencoba kembali.

 

NiMBY — “Landasan Pacu”

Tracklist:

1. Landasan Pacu

2. Episode Ini

3. Ruang Untuk Pulang

4. Romansa Istana Kera

Melalui mini album ini, NiMBY kembali menjadikan musik sebagai ruang untuk menceritakan pengalaman personal, hubungan, keresahan, serta berbagai realitas yang mereka temui dalam perjalanan.