Forgotten Rilis Ulang Album “Silalatu” dalam Format Digital, Tegaskan Eksistensi di Ranah Death Metal
Band death metal asal Bandung, Forgotten, resmi merilis kembali album ketujuh mereka bertajuk Silalatu dalam format digital melalui Coexist Music.
Sebelumnya, album ini lebih dulu hadir dalam format compact disc pada 2020 bersama Grimloc Records.

Perilisan digital ini menjadi langkah Forgotten untuk menjangkau pendengar yang lebih luas sekaligus mempertegas eksistensi mereka di tengah perkembangan era streaming dan musik ekstrem digital.
Dalam bahasa Sunda, “Silalatu” berarti “percikan bunga api”. Makna tersebut terasa kuat sepanjang album yang sarat nuansa budaya Sunda dan atmosfer gelap khas Forgotten. Album ini berisi sembilan lagu, yakni “Rapalan Kala”, “Warta Derita Padalisan 1”, “Warta Derita Padalisan 2”, “Badai Api”, “Silalatu”, “Fantasmagoria Padalisan 1”, “Fantasmagoria Padalisan 2”, “Titik Api”, dan “Layung Mamala”.
Album dibuka lewat “Rapalan Kala” yang menghadirkan sentuhan musik Sunda berpadu dengan rapalan lirik dari Morgue Vanguard. Nuansa tersebut menjadi pengantar menuju “Warta Derita Padalisan 1” dan “Warta Derita Padalisan 2” yang penuh intensitas.
Sementara itu, lagu utama “Silalatu” tampil berbeda dibanding karya Forgotten lainnya. Petikan gitar klasik yang berpadu dengan vokal Shifa Amelia menghadirkan warna emosional yang kuat di tengah dominasi riff agresif dan dentuman cepat khas death metal.
Sebagai lanjutan dari album Kaliyuga yang dirilis pada 2018, “Silalatu” menggambarkan fase awal kehancuran sekaligus perlawanan dalam satu benang cerita yang utuh. Narasi tersebut diperkuat lewat deretan lagu agresif seperti “Fantasmagoria Padalisan 1”, “Fantasmagoria Padalisan 2”, hingga “Titik Api”, sebelum akhirnya ditutup oleh track instrumental “Layung Mamala”.
Dari sisi lirik, vokalis Addy Gembel kembali mengangkat isu sosial yang menjadi ciri khas Forgotten sejak awal karier mereka. Secara musikal, album ini diperkuat permainan gitar Gan-gan dan Zoteng Kampret, bass Diki, serta pukulan drum Rizalu yang solid dan intens.
Sebelumnya, pada akhir Januari lalu, Forgotten juga sempat menambah diskografi mereka lewat perilisan EP live yang direkam saat tampil di Bandung Deathfest 7.
Album “Silalatu” kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital.
Sekilas Tentang Forgotten
Forgotten merupakan salah satu band death metal legendaris dari skena underground Bandung yang terbentuk pada 1994 di kawasan Ujungberung. Band ini dikenal sebagai pionir brutal death metal Indonesia dan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan musik metal ekstrem Tanah Air. Saat ini, Forgotten diperkuat oleh Addy Gembel (vokal), Gan-gan (gitar), Diki (bass), dan Rizalu (drum).

