Dari Session ke Formasi Inti, The Lantis Resmikan Dua Personel Baru

  • Whatsapp

The Lantis yang dikenal beranggotakan Giri (bass & vokal), Ravi (gitar & vokal) dan Ojan (gitar) kini secara resmi mengumumkan penambahan dua personel baru dalam formasi mereka, yaitu Yudevio Mayabi/Vio sebagai drummer dan Feisal Syarief/Feisal sebagai keyboardist.

Vio dan Feisal sebelumnya telah lama terlibat sebagai session player dalam berbagai penampilan The Lantis. Kehadiran Vio dan Feisal dalam formasi resmi ini menjadi langkah yang memperkuat chemistry musikal yang telah terbangun selama ini.

Bacaan Lainnya

Diketahui The Lantis pernah beberapa kali berubah formasi sebelum akhirnya mereka berjalan dengan formasi tiga orang, 2 gitaris dan 1 bassist. “Seiring berjalannya kita bertiga, kita mulai ngerasa kalau ada yang kurang. Kayak kurang band aja gitu,” ungkap Ravi.

Ojan menambahkan, “ada satu titik di mana kita ngerasa ada yang kurang lengkap, bukan secara live karena mereka udah sering bareng kita di gigs, tapi lebih ke proses kreatifnya, aransemen ataupun konsep secara general. Dan pas kita mulai nulis bareng berlima, kita sadar sparks-nya balik lagi.”

Keputusan membawa Vio dan Feisal ke formasi inti bukan tanpa pertimbangan, selain karna mereka merupakan session player The Lantis, juga karena kedekatan personal. “Dari banyaknya waktu yang kita jalani selama ini dengan mereka berdua, kita sadar bahwa kita berlima klop sebagai kolektif, secara musik dan personality. Kebetulan Feisal teman sekaligus tetangga gue, Feisal dan Ravi pun sudah berteman sejak kecil dan Vio juga temannya Ojan sejak SMA” ungkap Giri.

Terhitung sejak 2024, Vio mulai aktif menjadi session drummer The Lantis. Hingga akhirnya mendapatkan tawaran untuk bergabung menjadi personel. “Rasanya kaya dari staff menjadi jajaran direksi, pastinya happy, puas karena performa kami waktu jadi session mereka akhirnya diterima dengan baik,” jelas Vio.

Sementara Feisal yang sebelumnya merupakan seorang karyawan yang mengisi waktu untuk membantu The Lantis sebagai session player, ia membutuhkan pertimbangan yang sangat matang untuk akhirnya menerima tawaran ini, “Dan seiring berjalannya waktu ada semacam sparks/feeling yang gue rasakan agak berbeda dibandingkan menjadi session player pada umumnya. Setelah berbagai pertimbangan, perhitungan, support orang-orang terdekat dan yang utama adalah restu orang tua, gue mantap menerima tawaran menjadi personel The Lantis,” papar Feisal

Di usianya yang menginjak 5 tahun, The Lantis terus berevolusi dari segi pengkaryaan. Sejak album pertama mereka, Pilot (2021), menjadi babak awal yang memiliki sentuhan retro yang kental. Lalu di album kedua, Pancarona (2024), yang menjadi babak eksploratif mereka, hingga ke EP: Cara Mencintai dengan musik yang lebih dewasa dan matang. Kini The Lantis sebagai sebuah band yang memilih untuk berevolusi.

“5 tahun pertama The Lantis adalah fase pencarian, pembentukan, dan pengenalan. Sekarang waktunya kita buat beneran mulai. Semoga dari sini makin banyak mimpi-mimpi yang bisa kita capai, makin banyak telinga-telinga yang bisa kita rayu, dan makin banyak hati yang bisa kita sentuh,” Ungkap Ravi

Penambahan ini juga menandai babak baru bagi The Lantis dalam perjalanan musikal mereka ke depan, baik dalam proses produksi karya maupun penampilan live. Band ini berkomitmen untuk terus berkembang dan menghadirkan karya-karya yang semakin matang.

29 April 2026, The Lantis kini meresmikan format baru mereka, dengan 5 personel di dalamnya, Giri pada bass dan vokal, Ravi pada gitar dan vokal, Ojan pada gitar, Feisal pada keyboard dan Vio pada drum.

Pos terkait