Saham HYBE anjlok hingga 11 persen setelah konflik internal dengan anak usahanya, ADOR, mencuat ke publik.
Data Korea Exchange yang dikutip Nikkei Asia, Rabu (1/5), mencatat nilai saham HYBE turun lebih dari 1 triliun won (sekitar US$727 juta) dalam sepekan terakhir.
Konflik bermula saat HYBE mengumumkan audit internal terhadap ADOR pada 22 April. Perusahaan menuduh CEO ADOR, Min Hee-jin, mencoba memisahkan diri serta membocorkan informasi rahasia.
Min Hee-jin membantah. Ia menyebut audit tersebut sebagai bentuk tekanan dan upaya pengambilalihan terhadap grup NewJeans.
Perseteruan ini juga dipicu tudingan Min bahwa HYBE meniru konsep NewJeans untuk grup baru mereka, ILLIT.
ADOR sendiri didirikan pada 2021 oleh Min setelah berkarier sekitar 15 tahun di SM Entertainment, dan dikenal sebagai sosok kreatif di balik artis besar seperti Girls’ Generation, f(x), dan EXO.
Saat ini, HYBE menguasai 80 persen saham ADOR, sementara Min Hee-jin memiliki sekitar 18 persen.
Sejumlah analis menilai konflik ini memperlihatkan tingginya risiko bisnis berbasis kekayaan intelektual di industri hiburan.








