Jason Ranti & Dongker: Dari “Tirani Punk” ke Album Kolaborasi I Don’t Know and I Dongker

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 11:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Hai Dongker, kamu mau nggak saya bantu keluar dari tirani punk Dongker?” begitu canda Jason Ranti saat pertama kali bertemu dengan band punk asal Bandung, Dongker. Kalimat sederhana itu ternyata menjadi awal dari sebuah perjalanan lintas genre dan lintas generasi.

Di penghujung Agustus 2025, keduanya resmi melahirkan album kolaborasi berjudul I Don’t Know and I Dongker. Sebuah karya yang merekam seni rupa, kegelisahan, dan romantisme atas kota Bandung—tempat di mana perjumpaan dan energi mereka bermula.

“Album ini tidak wajib didengar, tapi setidaknya keseharian kami terekam di sana,” ujar Delpi Suhariyanto, vokalis Dongker.

 

Album yang Lahir dari Spontanitas

Album ini berisi sembilan trek dengan durasi total 31 menit 6 detik. Enam lagu utama di antaranya salah display, disarankan di bandung, aku bosan, kabur dari rumah, serta dua versi tang ting tung.

Tiga bonus track ikut melengkapi perjalanan, termasuk Selamat Tidur dan penutup panjang konservasi konflik dan hal-hal yang lain (Reprise) berdurasi 10 menit lebih.

Proses penciptaannya banyak terjadi di studio kecil Bandung. Jamming, percakapan larut malam, hingga spontanitas nada dan lirik dari Jason Ranti yang kerap muncul tiba-tiba, jadi kunci kelahiran album ini. “Mas Jeje (sapaan Jason Ranti) spontan sekali. Tiba-tiba nyanyi aja, langsung kita garap,” cerita Dzikrie Arethusa.

Baca Juga :  Ferdy Tahier Lepas single “Cintaku Tak Ada Yang Punya”

 

Pertemuan Seni Rupa dan Musik

Tak hanya soal musik, kolaborasi ini juga merambah ke ranah seni rupa. Single salah display yang dirilis lebih dulu pada 20 Juni 2025, bahkan diiringi instalasi seni apropriasi karya Jim Supangkat, Ken Dedes (1975).

Disusul aku bosan yang hadir dengan video musik garapan sutradara Allan Soebakir, mengambil latar suasana laundry yang ikonik.

Bagi Dongker, bekerja dengan Jason Ranti adalah mimpi lama yang akhirnya terwujud. Semasa kuliah di Seni Rupa ITB, nama Jason Ranti sudah mereka kagumi, baik lewat karya maupun sikapnya. “Pertama kali lihat Mas Jeje waktu syuting Koboy Kampus di ITB. Dari situ nama Jason Ranti nggak pernah lepas dari hidup kami,” kenang Delpi.

 

Dua Generasi, Satu Bahasa

Baca Juga :  Stereocloud Merilis Single Terbaru "This is Over" dengan Sentuhan Etnik Tradisional

Meski datang dari dua dunia berbeda—Jason Ranti dengan folk gitar kopongnya, Dongker dengan punk cepat dan penuh distorsi—keduanya menemukan titik temu lewat seni rupa, kegelisahan, dan romantisme Bandung.

Selama proses, Jason bahkan mengaku sudah tiga tahun tak memakai gawai dan berhenti minum alkohol, membuat komunikasi kadang terhambat. Namun dengan bantuan istrinya yang percaya pada Dongker, album ini akhirnya rampung hanya dalam dua bulan.

“Rasanya bukan sekadar bikin album, tapi kami jadi seperti kakak-adik,” kata Jason Ranti.

 

Rilis dan Perayaan

Album I Don’t Know and I Dongker resmi dirilis Jumat, 22 Agustus 2025 di berbagai kanal musik digital. Untuk rilisan fisik, kaset didistribusikan oleh Greedy Dust Records, CD oleh Demajors, dan vinyl oleh PHR Press. Tak berhenti di audio, ada enam music video yang digarap oleh sutradara berbeda.

Sebagai perayaan, Jason Ranti dan Dongker siap menggelar tur lintas kota—Jakarta, Bandung, Medan—hingga menyeberang ke Singapura dan Malaysia.

Mereka juga dijadwalkan tampil di dua festival besar: Pestapora dan Synchronize Fest 2025.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IIMS Garage Balikpapan 2026 Hadir 21–25 Oktober, Tawarkan Cashback hingga Rp150 Juta
Kemendag Siapkan Paviliun Industri Strategis di TEI 2026, Pamerkan Teknologi dan Produk Unggulan Indonesia
DAPURLETTER, Perjalanan Media Musik Independen Indonesia yang Tumbuh Sejak 2003
Kispray Raih Top Halal Award 2026, Perkuat Kepercayaan Konsumen terhadap Produk Halal
25/7 Prelude Hadirkan Sore dalam Diskusi Buku dan Musik, The Adams serta Littlefingers Siap Meramaikan Desember 2026
DFSK E5 Plus Makin Dekat dengan Konsumen, Hadir di 50 Mall Jabodetabek
SUBARUVERSE 2026 Hadir di Indonesia, Bawa Empat Dunia Subaru dan Perkenalkan WRX STI Cherry Red Sport Edition
JFC 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Perkuat Ekosistem Industri Kreatif dan Peluang IP Lokal

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:25 WIB

IIMS Garage Balikpapan 2026 Hadir 21–25 Oktober, Tawarkan Cashback hingga Rp150 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Kemendag Siapkan Paviliun Industri Strategis di TEI 2026, Pamerkan Teknologi dan Produk Unggulan Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:46 WIB

DAPURLETTER, Perjalanan Media Musik Independen Indonesia yang Tumbuh Sejak 2003

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Kispray Raih Top Halal Award 2026, Perkuat Kepercayaan Konsumen terhadap Produk Halal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:18 WIB

25/7 Prelude Hadirkan Sore dalam Diskusi Buku dan Musik, The Adams serta Littlefingers Siap Meramaikan Desember 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!