Shoemaker Studios 2.0: Evolusi Rumah Musik Jakarta Menjadi Ekosistem Bagi Musisi

- Penulis

Kamis, 10 April 2025 - 10:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Shoemaker Studios, studio musik independen dan inkubator musik yang pernah meraih 3 AMI Awards dan terkenal sebagai rumah produksi live session ternama seperti Shoebox dan Feels, mengumumkan visinya menjadi Shoemaker 2.0, sebuah ekosistem media dan house lab yang didedikasikan bagi seluruh kalangan musisi Indonesia.

Semenjak didirikan 10 tahun yang lalu oleh trio (Prajna Murdaya, Nikita Dompas, dan Harmoko Aguswan), rumah musik yang berlokasi di Cikini, Jakarta ini telah berkolaborasi dengan lebih dari 1,500 musisi Indonesia dan mancanegara, baik yang baru tumbuh maupun artis papan atas seperti Tulus, Sal Priadi, Nona Ria, Svmmerdose, Lalahuta, dan masih banyak lagi.

Selain itu, Shoemaker juga menumbuhkan potensi musisi-musisi Indonesia melalui program inkubasinya.

Melalui Vocal Masterclass, Shoemaker telah memungkinkan 200 penyanyi profesional dan amatir Indonesia untuk belajar langsung dari Seth dan Margareta Riggs, pasangan vocal coach legendaris yang melatih Michael Jackson, Stevie Wonder, Madonna, Jennifer Lopez, dan masih banyak lagi.

“Sudah 10 tahun lamanya Shoemaker Studios melayani artis-artis lokal maupun internasional. Sudah saatnya Shoemaker mengambil peran yang lebih besar supaya bisa memberikan dampak positif yang lebih besar juga bagi para kreatif di bidang musik.” Ungkap Prajna Murdaya, Co-Founder Shoemaker Studios.

Baca Juga :  Cakra Music Production Makin Bersinar, Jadi Magnet Musisi Top Tanah Air

Shoemaker Studios juga terkenal dengan konten Shoebox mereka, di mana artis-artis yang sedang melesat namanya membawakan lagu-lagu ternama mereka dalam live session yang minimalis tapi dengan visual yang menarik.

Melalui visi Shoemaker 2.0, Shoemaker berharap tidak hanya menjadi tempat membuat karya musik, tapi juga berperan aktif dalam membentuk budaya musik Indonesia. Shoemaker ingin menjadi music supernode Indonesia, suatu ekosistem yang menghubungkan berbagai elemen musik lintas genre dan lintas negara untuk kemudian menjadi katalis bagi kolaborasi-kolaborasi inovatif.

Ekosistem ini akan memiliki berbagai macam tangan, mulai dari community-building, produksi, media, event, edukasi, sampai merchandising. Semua ini dijalankan oleh anggota-anggota Shoemaker yang memiliki latar belakang mendalam dalam dunia permusikan dan memiliki kecintaan mendalam terhadap musik dan musisi. Ekosistem ini nantinya akan dirancang sedemikian rupa supaya mudah diakses dan bermanfaat secara mutualisme bagi semua musisi, baik yang baru tumbuh maupun yang sudah berada di papan atas.

Salah satu terobosan menarik Shoemaker 2.0 adalah Shoemaker House Lab, sebuah konsep inkubasi di mana Shoemaker menjadi ruang aman bagi musisi-musisi yang ingin memantapkan visi musik mereka. Salah satu program Shoemaker House Lab yang akan terjadi dalam waktu dekat adalah Masterclass Series, rangkaian kelas ilmu musik dan sound engineering yang mencakup banyak topik dan bersifat genre-agnostic.

Visi Shoemaker 2.0 juga meliputi konsep Shoebox 2.0, di mana Shoebox berevolusi sehingga tidak lagi hanya menjadi rangkaian video live session, tapi juga menjadi suatu brand dan platform bagi musisi utk mempunyai konten live performance terbaik mereka.

Di dalam konsep Shoebox 2.0, musisi-musisi bisa membawakan alternate version lagu mereka dalam suasana yang hangat, intimate, dan interaktif di ruang tamu Shoemaker. Ke depannya, tidak menutup kemungkinan Shoebox akan menjadi event musik sendiri dengan konsep “Shoebox Day Out” yang menghadirkan suasana video Shoebox dalam skala lebih besar.

Shoebox 2.0 akan dimulai dengan peluncuran episode perdana yang dibintangi Wijaya 80, trio musik retro yang terdiri atas Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe.

Saksikan video ini, yang akan tayang tanggal 9 April 2025, eksklusif di channel YouTube Shoemaker Studios.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delima Mandiri dan DFSK Luncurkan Solusi Bisnis DFSK, Kendaraan Niaga dan Karoseri dalam Satu Paket
Yonanda Galuh Puspitasari Hadir di WCCE 2026, Bawa Semangat Ekonomi Kreatif Daerah ke Panggung Dunia
Dicinta Duakali Hadirkan Pasar Preloved Berbalut Aksi Donasi di Kemang
PEVS 2026 Catat 35.257 Pengunjung, Optimisme Industri Kendaraan Listrik Kian Menguat
PEVS 2026 Semakin Meriah Jelang Penutupan, Pengunjung Bisa Test Drive Kendaraan Listrik hingga Berburu Cashback Rp2,5 Juta
PEVS 2026 Banjir Promo Kendaraan Listrik, Cashback Rp200 Juta hingga Diskon Rp6 Juta
Jakarta Fair Kemayoran 2027 Siap Digelar Lebih Spektakuler, Hadirkan Area Baru dan Perayaan 500 Tahun Jakarta
Film Laut Bercerita Raih 180.292 Penonton pada Hari Pertama Tayang

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:27 WIB

Delima Mandiri dan DFSK Luncurkan Solusi Bisnis DFSK, Kendaraan Niaga dan Karoseri dalam Satu Paket

Selasa, 3 November 2026 - 09:07 WIB

Yonanda Galuh Puspitasari Hadir di WCCE 2026, Bawa Semangat Ekonomi Kreatif Daerah ke Panggung Dunia

Senin, 2 November 2026 - 15:25 WIB

Dicinta Duakali Hadirkan Pasar Preloved Berbalut Aksi Donasi di Kemang

Senin, 2 November 2026 - 12:26 WIB

PEVS 2026 Catat 35.257 Pengunjung, Optimisme Industri Kendaraan Listrik Kian Menguat

Minggu, 1 November 2026 - 00:46 WIB

PEVS 2026 Semakin Meriah Jelang Penutupan, Pengunjung Bisa Test Drive Kendaraan Listrik hingga Berburu Cashback Rp2,5 Juta

Berita Terbaru

Berita Musik

Circle Gigs Vol. 37 Hadirkan Billkiss sampai Galipula

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:49 WIB

error: Content is protected !!